Kemendikbud Bangun Generasi Unggul di Era Digital Melalui Seminar TIK Nasional

17 November 2019 Berita Pendidikan


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) berkomitmen untuk menumbuhkan kesadaran dan memperluas wawasan masyarakat terutama guru untuk membangun generasi berkualitas di era digital salah satunya dengan mengadakan Seminar Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Nasional tiap tahun. Pada tahun 2019 ini, seminar yang diadakan di Jakarta pada tanggal 13 November 2019 di Jakarta mengambil tema "Membangun Kesadaran untuk Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter di Era Digital."

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, saat memberikan sambutan saat membuka Seminar TIK Nasional di Balai Kartini, Jakarta menyampaikan; menurut salah seorang filsuf, ada 6 hal yang harus diperhatikan dalam menuntut ilmu, yaitu kecerdasan, kesungguhan, dan kesabaran. Selain itu, harus disadari bahwa ilmu itu membutuhkan biaya, bimbingan guru, dan kesadaran bahwa ilmu itu bersifat dinamis. Syaiful menyampaikan bahwa portal pendidikan dari Kemendikbud, Rumah Belajar, berperan penting dalam menjadi media pendukung pencetak generasi unggul. Namun bagaimanapun juga, peran guru tidak dapat sepenuhnya tergantikan oleh teknologi terutama dalam membangun generasi yang berkarakter.

Seminar nasional ini dihadiri lebih dari 300 peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia yang terdiri dari guru dan masyarakat. Para peserta tersebut melakukan registrasi secara daring terlebih dahulu pada sistem manajemen pelatihan TIK yang dimiliki oleh Kemendikbud. Tujuan diadakannya seminar nasional ini yaitu untuk menjadi salah satu sarana brainstorming, pertukaran informasi, pengetahuan, sikap, hingga keterampilan TIK yang bermanfaat dalam implementasi teknologi dalam proses pembelajaran.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar ini para pakar pendidikan dan teknologi pembelajaran, di antaranya Gerry Firmansyah, Dewan Eksekutif Dewan TIK Nasional; Gogot Suharwoto, Kepala Pustekkom Kemendikbud, dan para pejabat fungsional pengembang teknologi pembelajaran. Selain itu, untuk memperkuat pandangan terkait praktik baik penerapan inovasi teknologi dalam proses pembelajaran maupun edukasi masyarakat, Pustekkom Kemendikbud turut mengundang narasumber dari Microsoft Indonesia, Facebook Indonesia, Sekolah TechnoNatura, dan guru dari SMPN 6 Kendari sebagai sekolah contoh.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari kemdikbud.go.id)