Kehabisan Dana, Pembayaran Tunjangan Guru TK Ditunda

3 Januari 2015 Berita Pendidikan


Sekitar 46 ribu guru TK non-PNS harus bersabar sebab tunjangan profesi guru (TGP) mereka sejak Agustus lalu harus ditunda pembayarannya. Hal ini dikarenakan Kemendikbud sudah kehabisan dana.

Untuk guru TK non-PNS yang belum mendapatkan penyetaraan (inpassing) TPG sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Sehingga jika ditotal dari Agustus lalu, besaran TPG yang mampet pencairannya mencapai Rp 7, 5 juta. Sedangkan bagi guru-guru yang sudah ikut inpassing, besaran TPG-nya disesuaikan seperti guru PNS.

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen PAUDNI Kemendikbud Nugaan Yulia Wardhani Siregar mengatakan hal ini terjadi karena adanya peningkatan luar biasa pada kuota guru TK non-PNS yang berhak mendapat TPG.

Awalnya jumlah guru TK non-PNS yang mendapat TPG adalah 23 ribu orang. "Tetapi pada 2013 ada lulusan sertifikasi guru TK yang banyak sekali," jelasnya. Setelah ada lulusan sertifikasi itu, jumlah guru naik dua kali lipat yakni 46 ribuan orang. Dan total anggaran yang seharusnya dibayar Agustus-Desember 2014 untuk 46 ribu guru tersebut sebesar Rp 917 miliar.

Menurut Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo, guru-guru TK non-PNS jelas sedih mendengar kabar ini. Sebab gaji dari TPG itu merupakan tumpuan penghasilan mereka. Umumnya, para guru TK non-PNS tidak mendapatkan gaji yang layak dari sekolah masing-masing.

Ia berharap pelunasan hutang pembayaran TPG tahun anggaran 2014 tidak ditunda-tunda lagi dan alokasi TPG untuk periode 2015 nanti tidak ada yang terhutang lagi.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)