Karena Tahun Politik Nama Jokowi Jadi Polemik di Soal UN

16 April 2014 Berita Pendidikan


Nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dinilai tak pantas masuk soal ujian nasional (UN). Pasalnya, saat ini sedang berlangsung pemilihan umum.

"Karena saat ini waktunya sedang musim seperti ini (musim politik), sehingga orang bisa menafsirkan ganda," kata Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Furqon Hidayahtullah.

Menurut Furqon, ada standar khusus dalam pembuatan soal ujian. Panitia ujian harus memilih materi yang benar-benar pas untuk ditanyakan. Misalnya, kata dia, soal tentang pahlawan yang sudah teruji dedikasinya untuk negara.

"Karena ini masalah waktu, maka kadang ada yang merasa sensitif terhadap masalah ini," jelasnya. Soal mekanisme, materi, serta proses pembuatan soal ujian, Furqon mengaku tidak tahu persis. Yang pasti, lanjutnya, soal UN selalu diperbaiki dan dievaluasi secara terus menerus.

"Soal UN selalu dievaluasi, direvisi, kemudian di perbaiki. Pengawasan ada di tangan Kemendikbud," pungkasnya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com )