Jepang Hibahkan Unair Rp 850 Juta

4 November 2010 Berita Pendidikan


SURABAYA - Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya Masaaki Takano meresmikan Laboratorium Bahasa Jepang di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (2/11/2010). Laboratorium tersebut merupakan hibah dari "Grassroots Kebudayaan Jepang" kepada Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair berupa peralatan laboratorium bahasa senilai 96.561 dolar AS atau setara Rp 850 juta.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti bahasa oleh Konsul Jepang bersama Dekan FIB Unair Drs Aribowo dan disaksikan Pembantu Rektor (PR) II Unair Prof M Nasich. Dalam peresmian itu Konsul sempat mencoba peralatan pembelajaran Bahasa Jepang untuk berdialog dengan beberapa mahasiswa yang menggunakan 24 komputer bahasa di laboratorium bahasa di lantai 2 FIB Unair.

"Saya berharap pendidikan bahasa Jepang di Unair semakin berkembang dan meningkat kualitasnya dengan adanya laboratorium bahasa ini," kata Masaaki.

Secara terpisah, Dekan FIB Unair Aribowo mengatakan, selama ini Jurusan Bahasa Jepang di Unair hanya menerima 30 mahasiswa per tahun karena keterbatasan dosen. Sejak 2006 hingga sekarang, Unair memiliki 164 mahasiswa yang belajar Bahasa Jepang.

"Awalnya, kami menerima 24 mahasiswa pada tahun 2006 dan sekarang sudah lulus satu orang. Sekarang peminatnya banyak, sehingga kami batasi 30 orang per tahun," katanya.

Adapun selain ke Unair, pihak Konjen Jepang juga memberikan hibah laboratorium bahasa kepada Fakultas Sastra Universitas Bung Tomo (Unitomo). Unitomo bahkan telah membuka Jurusan Sastra Jepang sejak 1992.

Sumber: ANT, kompas.com