Jalankan Semangat Nawacita, Kemendikbud Bangun Pendidikan dari Pinggiran

13 Januari 2018 Berita Pendidikan


Sebagai upaya menjalankan Nawacita, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membangun sektor pendidikan di bagian selatan Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyempatkan meninjau SMP Negeri 4 Rote Barat Daya yang merupakan salah satu Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekolah yang telah dibangun sejak 2016 ini diresmikan oleh Presiden Jokowi. Saat ini SMPN 4 Rote Barat Daya memiliki 225 peserta didik.

Menteri Muhadjir melaporkan bahwa sekolah ini dibangun dengan mekanisme bantuan masyarakat dan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saat ini kita berada di halaman SMPN 4 Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Sekolah ini dibangun pada tahun 2016 dengan mekanisme bantuan masyarakat dan dibiayai oleh APBN sebesar 1.8 miliar rupiah. Selain SMPN 4 Rote Barat Daya, di Provinsi NTT terdapat sebanyak 71 USB, 11 USB berasrama, serta 24 SMP SATAP.

Kemendikbud juga mengirim Guru Garis Depan (GGD) sebanyak 1170 guru pada tahun 2015-2017 dengan rincian 32 guru (2015) dan 52 guru (2017) untuk Kabupaten Rote Ndao. Enambelas guru GGD yang hadir pada acara ini mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari Presiden dan rombongan beserta hadirin ketika diminta berdiri memperkenalkan diri oleh Mendikbud Muhadjir.

Dalam kesempatan ini, Mendikbud dan Presiden membagikan 1.015 KIP, yang terdiri dari 346 untuk jenjang SD; 172 untuk jenjang SMP; 270 untuk SMA; 207 untuk SMK, dan 20 untuk jenjang Kesetaraan. Sampai saat ini Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) telah diberikan kepada 727.771 siswa dengan nilai 862 miliar rupiah.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)