Berita Pendidikan
24 Maret 2010

Internasionalisasi Pendidikan, Menggembosi Negara Berkembang?

LONDON, KOMPAS.com Membangun internasionalisasi pendidikan tinggi telah menjadi bentuk kesadaran di semua negara di dunia. Hanya, upaya tersebut tidak dapat dibangun oleh satu negara secara sendiri-sendiri, tetapi harus melalui proses kolaborasi yang erat dan saling menguntungkan.

Demikian dikatakan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Akhmaloka di sela-sela acara East Asia Inward Mission di Kampus University College London (UCL), London, Senin (22/3/2010). Akhmaloka menyatakan, memang, konsep internasionalisasi pendidikan tinggi atau higher education (HE) cenderung menggembosi negara-negara berkembang.

"Tetapi ini merupakan kecenderungan yang positif dan harus dimanfaatkan. Kita, terutama pemerintah, harus bisa terbuka menanggapi semangat kolaborasi ini. Soal modal (uang) yang sedikit, jika dimanfaatkan sesuai prioritasnya, saya yakin bisa," ujar Akhmaloka.

Sementara itu, dalam presentasi bertajuk "The Challenge and Rewards of Internationalising Higher Education" pada acara tersebut, Vise-Provost University College London (UCL) Prof Michael Worton mengatakan, sudah saatnya pemerintah di berbagai negara perlu menaruh perhatian secara lebih besar, termasuk terhadap investasi di dalam perkembangan pendidikan tinggi yang menyangkut tiga hal, yaitu international higher, transnational HE, dan global HE.

"Selain memunculkan jenis-jenis kerja sama yang baru dalam globalisasi dunia, kontribusi internasionalisasi HE juga akan menghasilkan karya-karya terbaru melalui serangkaian kerja sama atau kolaborasi riset antaruniversitas antarnegara," ujarnya.Sumber: edukasi.kompas.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris