Berita Pendidikan
4 Maret 2010

Insentif Guru PAUD Rendah

Insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) masih rendah. Sebulan, pendidik anak-anak usia antara satu dan enam tahun ini hanya menerima Rp 100.000 dari Kementerian Pendidikan Nasional. Dana diambilkan dari anggaran yang dialokasikan ke APBD atau APBN.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Semarang, AM Fauzy SAg, mengemukakan insentif pun belum dibagikan ke seluruh guru PAUD.

''Guru PAUD di Semarang 726 orang, tetapi baru 459 orang yang menerima insentif. Kuota yang sangat terbatas tidak dapat membantu secara keseluruhan tahun ini,'' ujar dia.

Penerima insentif itu, kata dia, terdiri atas 209 orang mendapat dari dana APBN dan 250 orang dari APBD. Jadi masih ada guru yang belum mendapat perhatian dan tersentuh insentif. Jika dipersentase 85 pendidik PAUD nonformal tak memperoleh kesejahteraan yang layak.

''Standar gaji guru PAUD semestinya melebihi pendidik lain. Sebab, menjadi guru dan mengajar anak usia di bawah lima tahun lebih sulit dibandingkan dengan yang lain,'' tutur dia.

Selain belum tersentuh pengalokasian insentif bagi guru, PAUD juga menghadapi berbagai kendala. Misalnya, tidak ada dana dari pemerintah dan kurang pembinaan oleh struktur vertikal Himpaudi.

''Keberadaan Himpaudi di tingkat daerah akan memperjuangkan hak dan dapat meningkatkan kesejahteraan guru PAUD hingga taraf yang layak,'' katanya. (K3-53)Sumber: Suaramerdeka.Com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris