Inilah System Distribusi KIP Baru

14 Oktober 2016 Berita Pendidikan


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merombak sistem distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP). Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, KIP akan didistribusi menggunakan data dari sekolah.

Ia mengatakan jumlah KIP yang sudah terdistribusi saat ini mencapai 60 persen. Namun, beberapa KIP malah diterima oleh siswa yang kurang tepat. Hal ini dikarenakan pendistribusian KIP berdasarkan data warga miskin berdasarkan data milik Badan Pusat Statistik (BPS).

Selama ini, penyaluran KIP dinilai lamban karena prosesnya yang panjang. KIP disalurkan lewat desa yang data penerima bantuannya, didasarkan pada data penanggulangan kemiskinan. Dari desa, kartu kemudian dibagikan ke keluarga miskin.

Setelah itu, keluarga miskin yang punya anak sekolah diharapkan datang ke sekolah untuk didata. Data tersebut kemudian dikirimkan ke pemerintah pusat. Barulah pemegang kartu terdaftar dan diberi bantuan.

Maka dari itu Presiden Jokowi memerintahkan agar Kemendikbud bisa mencari solusi atas masalah tersebut. "Pastikan, program tersebut segera bisa menjangkau siswa miskin dan tepat sasaran," katanya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)