Inikah Sekolah Masa Depan?

6 September 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Bila mendengar sekolah masa depan berbasis teknologi, mungkin yang terbayang adalah sekolah yang muridnya menenteng laptop ke mana-mana, mengirim tugas dengan e-mail, dan berkonsultasi dengan guru via jejaring sosial.

Namun itu saja tak cukup bagi Sekolah Distrik Kyrene, Arizona, Amerika Serikat. Sebuah sekolah yang digadang-gadang sebagai sekolah utopia masa depan.

Di sekolah ini, bila murid mempelajari karya Shakespeare As you Like It, mereka tidak mempelajarinya dengan cara tradisional. Para murid akan sibuk dengan laptop mereka kemudian membuat sebuah blog atau halaman Facebook berdasarkan perspektif Shakespeare menurut pemahaman mereka.

Siswa lain mungkin akan melakukan pencarian lagu di Internet dan membuat playlist yang mampu menggambarkan emosi Silvius yang sedang mabuk kepayang.

"Ini adalah kelas yang sangat dinamis. Aku harap metode ini dapat berhasil dengan baik," ujar Amy Furman, guru bahasa Inggris kelas tujuh di sekolah ini, seperti dikutip dari New York Times, 5 September 2011.

Sekolah untuk tingkat dasar dan menengah ini dilengkapi layar interaktif yang menggantikan papan tulis konvensional, software penunjang untuk semua mata pelajaran dan kegiatan belajar-mengajar, serta tentu saja laptop untuk para murid. Diperlukan dana sebesar US$ 33 juta, yang berasal dari keuangan daerah, pada tahun 2005.

Namun perjalanan sekolah ini bukannya tanpa kritik. Sekolah ini dianggap bergantung pada teknologi secara membabi buta dan terlalu menekankan kemampuan di bidang digital dibanding kecakapan fundamental, seperti kemampuan menulis, membaca, dan juga matematika. Selain itu, skor membaca dan matematika di Kyrene juga tidak mengalami perubahan sejak 2005.

Kendati menuai kritik, sekolah ini tetap menuai banyak pujian dan dijadikan contoh sukses dalam Asosiasi Dewan Sekolah Nasional atau National School Boards Association. Pada 2008, seratus tenaga pendidik dari 17 negara bagian juga menyambangi sekolah tersebut untuk melihat inovasi yang telah dilakukan.

Sumber: tempointeraktif.com