Ini Dia Rhenald Kasali, Dosen yang Masuk Top 30 Guru Manajemen Dunia

20 Maret 2016 Berita Pendidikan


Kabar membanggakan datang dari ranah perguruan tinggi Indonesia. Pasalnya, salah satu dosen terbaik di Universitas Indonesia yaitu Rhenald Kasali dengan bangga namanya tercantum dalam deretan top 30 dunia guru dalam bidang manajemen.

Daftar top 30 yang dilansir oleh lembaga riset The Global Gurus tersebut tersebut juga turut melampirkan beberapa nama akademisi kenamaan dunia seperti John P. Kotter (Harvard Business School, USA), Clayton Christensen (Harvard Business School, USA), Philip Kotler (Kellogg School of Management, Northwestern University, USA), dan Roger Martin (the Rotman School of Management, Canada).

Tentu hal ini menjadi sebuah kebanggaan guru besar Fakultas Ekonomi UI tersebut. Namun, Rhenald sendiri mengungkapkan bahwa prestasi yang diraihnya tersebut bukan semata-mata miliknya, melainkan milik bersama.

Kisah unik diakui oleh Rhenald, karena ia sendiri mengaku tidak mendaftar dan baru mengetahui hal tersebut dari lembaga riset yang melakukan penyaringan. Ia cukup berbangga dan beruntung karena sedikitnya ada 22 ribu kandidat global guru yang turut dinilai.

Maka dari itu, Rhenald mengungkapkan harapannya agar seluruh akademisi di Indonesia meningkatkan kerjasama dengan pendidikan di komunitas internasional. Ia juga kerap menyinggung mengenai publikasi ilmiah internasional yang harus ditingkatkan.

Rhenald yang sekaligus pendiri Rumah Perubahan itu menyatakan bahwa perannya tak lepas dari unsur pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Apalagi sekarang sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Ia sendiri mengharapkan bahwa momentum ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk membuka cakrawala dan peluang ekonomi efisiensi (sharing economy).

Telah banyak raihan gelar yang dicapai oleh Rhenald. Beberapa diantaranya ialah gelar profesor di UI pada 2009 lalu, gelar PhD dari University of Illinois dan ia juga banyak dipercaya memimpin transformasi.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)