Indonesia Upayakan Tambah Mahasiswa Studi di As

5 November 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA - Dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama, pemerintah Indonesia menargetkan kerja sama dalam bidang pendidikan. Dalam kerja sama itu akan diupayakan untuk memperbesar peluang mahasiswa asal Indonesia untuk belajar di Negeri Paman Sam.

"Kita mencoba akan mengatasi itu sehingga ada peluang lebih besar bagi warga negara kita untuk melaksanakan studi di AS," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai melakukan rapat terbatas di Kantor Presiden, Kamis (4/11).

Rapat tersebut membahas persiapan menyambut Obama dan persiapan kerangka kerja sama. Rapat tersebut dihadiri Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal.

"Di bidang pendidikan itu adalah target kita. Sebagaimana diketahui, dalam sepuluh tahun terakhir jumlah mahasiswa Indonesia di AS berkurang sangat tajam dari 14 ribu hingga 7 ribu," kata Marty menegaskan.

Selain di bidang pendidikan, pertemuan bilateral dengan AS akan meluncurkan kerja sama komprehensif. "Garis bawahnya adalah kemitraan. Komprehensif berarti ada kenegaraan, komprehensif dalam arti kata masalah-masalah yang dibahas sifatnya menyeluruh, bukan saja masalah politik, keamanan," kata Marty.

Dalam kerja sama itu juga akan disinggung masalah ekonomi, perdagangan, investasi, dan lingkungan hidup, Marty menambahkan, pertemuan bilateral juga akan membahas masalah kawasan. "Sebagaimana diketahui, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN tahun depan, sehingga sangat komprehensif dan konkret kami kira, akan ada inisiatif-inisiaatif baru," kata Marty menjelaskan.

Sumber: republika.co.id