Hebat, Siswa Ini Meraih Nilai UN Tertinggi di Makassar

22 Mei 2014 Berita Pendidikan


Telah banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah dan para guru-guru supaya medapatkan hasil un/ujian nasional yang sempurna "LULUS" seperti mengadakan pelajaran tambahan, try out, les private dan lain-lain. Kabar kali kini peraih nilai Ujian Akhir Nasional (UAN) tertinggi di Makassar, Baharuddin hanya berasal dari sekolah yang biasa-biasa saja. Sekolah tempat dia belajar, SMA AMI Makassar adalah sekolah swasta sederhana yang terletak di sisi timur kota Makassar, Sulawesi Selatan.

SMA AMI Makassar terletak di jalan Nuri Baru. Sekolah ini berada dalam satu gedung Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran Makassar dan SMK AMI Makassar. Ketiga makassar berada dalam naungan yayasan perguruan tinggi karya dharma. Murid yang belajar di sekolah ini tidak begitu banyak. Jumlahnya tidak mencapai 100 orang.

Sekolah berdinding biru tua itu terlihat sepi, Senin (19/5). Kursi ruang guru di sekolah itu terlihat berantakan. Semua guru di sekolah itu sudah pulang. Hanya ada beberapa pelajar yang masih duduk di parkiran sekolah. Penulis hanya bertemu wakil kepala sekolah bidang Bimbingan dan Konseling, Amos.

Amos mengatakan, tidak banyak guru yang tahu jika Baharuddin adalah peraih nilai ujian tertinggi di Makassar. Pengumuman ujian sendiri baru akan dilakukan Selasa 20 Mei, hari ini. "Wah, saya baru tahu itu. Rejekinya itu kalau memang benar peraih nilai UN tertinggi," kata Amos di ruang kerjanya.

Amos mengatakan, di kelasnya, Baharuddin memang adalah salah satu pelajar terbaik. Dia selalu berada pada jajaran rangking teratas sepanjang mengikuti ujian semester di sekolah. "Nilainya bagus-bagus. Kalau bukan rangking 1, dia dapat rangking dua. Ini kan disini siswanya memang bersaing kalau soal rangking," jelas dia.

Dia mengatakan, Baharuddin tidak pernah memiliki catatan pelanggaran selama belajar di SMA AMI Makassar. Baharuddin juga termasuk anak yang toleran dengan teman sekelasnya. Amos mengaku jika SMA AMI Makassar adalah sekolah yang paling ketat untuk persoalan disiplin. "Dia baik orangnya. Cepat akrab dengan temannya. Rencana, besok (hari ini) kita akan panggil dia," jelas Amos.

Senin 19 Mei lalu siswa kelas III di SMA AMI Makassar memang telah diliburkan. Mereka baru saja mengikuti acara perpisahan dengan berekreasi di kawasan wisata Bantimurung, Minggu 18 Mei lalu

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)