Hayo Para Guru, Merokok di Lingkungan Sekolah Bisa Dimutasi!

4 Juni 2016 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengingatkan para guru dan kepala sekolah untuk tidak merokok di lingkungan sekolah. Larangan merokok di lingkungan sekolah sudah tertera dalam Peraturan Menteri (Permen) nomor 64 tahun 2015 tentang kawaasan tanpa rokok di sekolah.

Anies mengatakan, jika ada guru yang ketahuan merokok di sekolah, maka akan ada sanksinya. Sanksinya tidak ringan, yakni mereka akan diberhentikan atau dimutasi. Sanksi yang berat dikarenakan rokok merupakan gerbang untuk masuk ke dalam narkoba dan sejenisnya.

Selain guru, Anies juga menegaskan larangan merokok bagi siswa sekolah. Namun, memberhentikan siswa yang terbukti merokok bukanlah langkah yang tepat. Menurut Anies, sekolah memiliki tanggung jawab utnuk membina siswa seperti itu.

"Jadi kalau sekolah menemukan anak merokok, panggilkan orang tuanya baik-baik dan dibina, bukan langsung dikeluarkan dari sekolah. Karena pendidikan merupakan hak anak yang wajib dipenuhi oleh negara," pungkasnya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)