Hayo, Dana BOS Jangan Dipakai untuk Bayar Honor TU!

17 Januari 2017 Berita Pendidikan


Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Magelang, Drs H Eko Triyono menegaskan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan, bukan untuk membayar honor tenaga tata usaha (TU).

Seperti yang diketahui, banyak guru SD diberi tugas tambahan sebagai Bendahara BOS, BOP, Pengelola Inventaris Sekolah atau tugas sebagai Operator Sekolah atau tenaga administrasi. Tenaga administrasi dimaksud, tugasnya merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi kegiatan belajar mengajar dan melaporkan hasilnya.

Tugas sampingan itu dikerjakan para guru pada waktu istirahat. Bahkan kadang dikerjakan di rumah hingga larut malam. Padahal mereka harus pula menyiapkan administrasi mengajarnya. Hal demikian merupakan beban berat tugas guru SD.

Ia mengatakan perlu regulasi tersendiri atau melalui regrouping (penggabungan) untuk bisa merekrut tenaga honorer yang mengurus administrasi.

"Dari penggabungan dua atau tiga SD, maka ada kelebihan jumlah guru. Kemudian ada guru yang ditunjuk sebagai tenaga khusus untuk menangani urusan administrasi. Mungkin itu dapat dijadikan rujukan," kata Eko.

Namun ada beberapa kendala yang timbul jika menggabungkan bebrapa SD, yaitu tidak semua siswa mudah menjangkau sekolahnya. Jarak tempuh siswa dari rumah menuju ke sekolah menjadi jauh.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)