Hak 57 Siswa SMA Negeri 10 Terbuka Dijamin Sama

15 Agustus 2017 Berita Pendidikan


57 siswa SMA Negeri 10 terbuka dijamin haknya sama dengan 360 siswa baru reguler yang ada di sekolah tersebut. Mulai dari kurikulum, tenaga pengajar hingga ijazah. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Innayatullah menyampaikan; sosialisasi sudah dilakukan pada, Sabtu 12 Agustus 2017. Alhamdulillah masalahnya sudah selesai. Sebelum menemukan kata mufakat, para orangtua siswa sempat mempertimbangkan opsi pemindahan siswa ke SMA Terbuka. Sebab, para orangtua siswa belum mengetahui sistem dari sekolah terbuka itu seperti apa. Padahal, sekolah tersebut merupakan pendidikan jarak jauh yang tetap menginduk pada SMA Negeri 10.

Pembukaan SMA Negeri 10 Terbuka merupakan instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam surat keputusan Pemprov tegas menyatakan bila sekolah negeri berkewajiban mengelola sekolah terbuka. Ini adalah opsi yang ditawarkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebab secara aturan mereka tidak bisa masuk ke Dapodik SMA Negeri 10. Maka dibuat SMA Negeri 10 terbuka agar mereka bisa masuk Dapodik dan terdaftar dalam urusan administrasi lainnya.

Bagi Innayatullah, pihaknya hanya ingin 57 siswa yang sempat belum mendapatkan pengajaran sejak awal tahun ajaran 2017/2018 segera belajar. Maka pembukaan SMA Terbuka, langkah tepat menyelesaikan persoalan tersebut. Ini solusi yang tepat untuk 57 siswa tersebut cepat cepat belajar, sebentar lagi udah UTS, itu yang penting.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, penambahan rombongan belajar tersebut memang awalnya pemerintah Kota Bekasi yang minta pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada awal Juni lalu. Permohonan tersebut pun dikabulkan melalui sebuah surat. Mereka membalas surat kami, dan isinya membolehkan pemerintah mengambil kebijakan sendiri dari analisis wilayah masing-masing kota/kabupaten itu.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)