Green Festival: Ratusan Siswa SD dan SMP Ikuti Semifinal Kompetisi Hijau

23 November 2009 Berita Pendidikan


Sebanyak 15 sekolah dasar dan 10 sekolah menengah pertama masuk tahap semifinal lomba Green Competition. Lomba yang mengasah pengetahuan seputar pemanasan global dan lingkungan secara umum itu diikuti ratusan sekolah di Jakarta.

Hari Sabtu (21/11) semifinal tingkat sekolah dasar (SD) diikuti ratusan siswa yang terbagi dalam empat kelas. Mereka mengerjakan 50 soal pilihan ganda, menjodohkan, dan esai.

Hasil seleksi akan menentukan lima sekolah masuk final, kata seorang panitia Green Competition 2009, Ade Joesaki, di SD Dian Didaktika, Cinere, Depok, Jawa Barat, Sabtu.

Final akan berlangsung 5-6 Desember 2009 bersamaan dengan penyelenggaraan Green Festival 2009 di kawasan Parkir Timur Senayan.

Final akan mempertemukan lima sekolah di setiap tingkatan. Kemampuan mereka akan diuji dengan metode cerdas cermat.

Adapun tujuan lomba tersebut adalah untuk memperkenalkan kesadaran lingkungan sejak dini, termasuk fenomena pemanasan global yang telah menjadi pembicaraan tingkat global.

Green Festival 2009 merupakan kegiatan yang melibatkan tujuh perusahaan swasta. Tujuannya adalah mengenalkan isu perubahan iklim kepada masyarakat, termasuk peran pencegahan dan adaptasi yang bisa dilakukan publik secara sederhana.

Ketujuh perusahaan yang bersama-sama menyelenggarakan Green Festival adalah Panasonic Indonesia, PT. Unilever Indonesia, PT Pertamina, Sinar Mas, MetroTV, Female Radio, dan Kompas.

Kegiatan penyelenggaraan Green Festival tersebut merupakan yang kedua kalinya setelah pergelaran pertama pada tahun lalu.

Para pengunjung akan disuguhi berbagai informasi, mulai dari penjelasan secara ilmu pengetahuan mengenai perubahan iklim hingga sajian berbagai informasi terkait perubahan iklim.

Informasi yang diberikan, menurut Ketua Panitia Greenfestival Nugroho Ferry Yudho, selain informatif, juga bersifat praktis. Setiap pribadi yang ingin melakukan sesuatu bagi lingkungan, terutama dalam konteks mengurangi laju pemanasan global, akan mendapatkan pengetahuan praktis yang bisa diterapkan pada keseharian mereka.(GSA)

Sumber: Kompas Cetak (kompas.com)