Gedung Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Madrasah

23 Desember 2010 Berita Pendidikan


CIREBON - Sudah sejak November lalu para siswa SDN 1 Keduanan, Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, belajar di madrasah. Mereka mengungsi setelah dua dari enam ruang kelas di sekolah mereka ambruk. Hingga kini, puing-puing ruang kelas yang ambruk tersebut masih dibiarkan berserakan.

Dua ruang kelas yang ambruk ditempati para siswa kelas empat dan lima. Meski tembok ruang kelas masih berdiri, namun atap dan rangkanya benar-benar ambruk ke lantai. Pihak sekolah enggan membereskannya karena tidak ada biaya perbaikan dari pemerintah. Beruntung peristiwa tersebut terjadi pada malam hari sehingga tidak menimbulkan korban.

Salah seorang guru SDN Keduanan I, Suyanto, mengatakan kedua ruang kelas ambruk karena faktor usia bangunan. Ditambah lagi hujan yang terus mengguyur membuat rangka bangunan tak lagi kuat menopang atap ruang kelas. Kerusakan ruang kelas ini memang sudah lama terjadi, ujar Suyanto, Rabu (22/12).

Suyanto mengungkapkan, sejak 2007 pihaknya berulang kali mengajukan permohonan perbaikan ruang kelas kepada instansi terkait. Namun, hingga ruangan tersebut benar-benar ambruk, tak pernah ada tanggapan.

Empat ruang kelas yang saat ini masih digunakan pun dalam kondisi rusak. Berdasarkan pantauan Republika, dinding ruang-ruang kelas itu sudah retak-retak. Atap ruang kelas pun banyak yang berlubang sehingga mengganggu konsentrasi belajar siswa, terutama saat hujan. Agaknya tak lama lagi ruangan-ruangan itu menyusul ambruk.

Kami mohon ada perhatian serius dari pemerintah, tegas Suyanto. Sekolah yang dibangun sekitar tahun 1980 itu tidak pernah sekali pun direnovasi.

Sumber: republika.co.id