Forum Rektor Tuntut Menteri Pendidikan Nonpartisan

10 September 2009 Berita Pendidikan


Bursa menteri-menteri yang bakal duduk di kursi kabinet menjadi sorotan rektor-rektor perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia (FRI). Bahkan, dengan tegas FRI minta agar Menteri Pendidikan Nasional dalam kabinet mendatang bukan dari kalangan partisan.

"Mendiknas mendatang seharusnya punya kompetensi, praktisi pendidikan, dan nonpartisan," kata Ketua FRI Edy Suandi Hamid dalam jumpa pers menjelang buka puasa di Gedung Universitas Islam Indonesia (UII) Jalan Cik Dik Tiro Yogyakarta, Rabu (9/9).

Menurutnya, jika Mendiknas dari kalangan partai dikhawatirkan tidak akan bersikap netral. Posisi partisannya dinilai akan mempengaruhi pemikiran peserta didik dan para pendidik untuk berpolitik dengan memilih partai yang dianut menteri.

'Lagu bukanlah lagu kalau tak ada yang menyanyikan. Kentongan bukanlah kentongan jika tak ada yang memukulnya. Kabinet bukanlah kabinet kalau tidak ada menteri yang dari kalangan profesional," kata anggota Dewan Pertimbangan FRI sekaligus mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang Eko Budihardjo setengah berpuisi.

"Tapi kami tak akan menyebut nama," sambung Edy.

Selain itu, FRI minta agar Mendiknas mendatang mampu melakukan restrukturisasi pendidikan secara komprehensif, yakni memisahkan perguruan tinggi dari Kementerian Pendidikan Nasional dan membuat kementerian tersendiri. Misalnya, masuk dalam Kemeterian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Sumber: Tempointeraktif.Com