Express Group Kucurkan Rp 300 Juta

14 Juli 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, Dengan nilai rata-rata 7,5 dan indeks prestasi 3,00 ke atas, putra-putri sopir taksi dan karyawan perusahaan taksi Express Group yang masih bersekolah mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi bisa mendapatkan bantuan pendidikan. Tahun ini, penyedia jasa layanan transportasi itu memberikan beasiswa atau lebih tepatnya bantuan pendidikan senilai Rp 300 juta.

Beasiswa diberikan kepada 200 anak berprestasi dari karyawan Express Group sebagai kegiatan rutin tahunan. Tahun ini, program bantuan tersebut memasuki tahun ketujuh dan baru kali ini juga diberikan kepada anak karyawan non-sopir taksi.

"Hal ini kami lakukan karena semata-mata komitmen kami dalam bidang pendidikan," ujar Presiden Direktur Express Group Daniel Podiman kepada Kompas.com pada penyerahan simbolis bantuan pendidikan tersebut di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

Daniel berharap, bantuan pendidikan ini bisa membantu para sopir taksi dan karyawan untuk menyejahterakan keluarganya, terutama di bidang pendidikan. "Tidak ada ikatan dinas dan kerja bagi penerima beasiswa ini," ujarnya.

Bantuan pendidikan tersebut diserahkan kepada 200 anak yang terdiri dari 76 siswa SD, 40 siswa SMP, 18 siswa SMA, 25 mahasiswa di Jakarta, serta 41 siswa di daerah. Adapun rincian besarnya biaya yang diberikan untuk SD Rp 75.000 per bulan, SMP Rp 100.000 per bulan, SMA Rp 125.000 per bulan, dan perguruan tinggi Rp 150.000 per bulan. Syarat mendapatkannya, siswa penerima beasiswa harus memiliki prestasi akademis dengan nilai rata-rata 7,5 dan indeks prestasi 3,00 ke atas.

"Saya bangga pernah mendapatkan beasiswa ini. Saya harap teman-teman yang lain bisa belajar lebih giat lagi," ujar Triadi Septian, siswa kelas IV SDN 1 Pondok Labu, Jakarta Selatan, penerima beasiswa tahun lalu.

Septian, putra dari pengemudi taksi bernama Slamet Riyadi ini, menambahkan, selain untuk biaya sekolah, uang bantuan tersebut juga digunakan untuk membeli mainan.
Sumber: Kompas.com