Duh, Tingkat Kelulusan di Jakarta Utara Paling Rendah, Kok Bisa Ya?

21 Mei 2014 Berita Pendidikan


Sekolah-sekolah menengah atas di Ibu Kota kemarin (20/5/2014) mengumumkan kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013/2014. Kali ini tingkat kelulusan siswa SMA/SMK di wilayah Jakarta Utara paling rendah di bandingkan dengan wilayah kotamadya DKI lainnya. Wilayah Jakarta Utara untuk kelulusan UN tahun 2014 ini mencapai 99,70 persen. Dari 7.087 siswa yang menjadi peserta UN di wilayah paling utara DKI Jakarta sebanyak 21 siswa tidak lulus.

"Memang jika dibandingkan dengan wilayah kotamadya lainnya di DKI, presentase kelulusan siswa SMA/SMK di Jakarta Utara memang paling rendah. Kami akan melakukan evaluasi internal kenapa seperti itu," ujar Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Utara, Mustafa Kemal.

Dia menambahkan, tahun selanjutnya pihaknya akan bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta Utara. "Perbaikan sistem pengajaran menjadi prioritas kami setelah UN ini. Khususnya terhadap sekolah yang siswanya jadi langganan tidak lulus," pungkasnya juga. Seperti pengajaran di sekolah yang siswanya banyak tak lulus akan dilakukan secara kemitraan.

Untuk diketahui, rincian siswa SMA di Jakarta Utara yang mengikuti UN yakni SMA negeri berjumlah 3.981 orang dan siswa SMA swasta mencapai 3.106 orang. Dari jumlah itu, siswa SMA yang UN dijurusan IPA mencapai 2.728 orang, untuk jurusan IPS berjumlah 4.245 siswa dan siswa jurusan Bahasa Indonesia yang ikut UN berjumlah 114 orang saja.

Pejabat yang akrab disapa Kemal itu juga mengatakan, pihaknya bakal menganalisis hasil pengumuman UN dan menyusun langkah perbaikan yang akan secepatnya dilakukan. Dia juga menegaskan, selain perhatian khusus kepada sekolah yang siswanya tidak lulus terbanyak, pihaknya juga akan mendampingi siswa yang gagal UN.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)