Duh.. Dana BOS Terlambat, Pengurus Madrasah Terpaksa Berhutang

11 Mei 2015 Berita Pendidikan


Lagi-lagi berita mengenai terlambatnya pencairan dana BOS mencuat. Kali ini keterlambatan ini dikeluhkan oleh pengurus sekolah madrasah. Para pengurus madrasah tersebut mengeluhkan bahwa sejak tahun lalu dana BOS sudah tidak lancar pembayarannya. Dikatakan bahwa sejak bulan Oktober 2014 hingga Desember 2014, dana BOS yang seharusnya diterima oleh sekolah madrasah secara penuh baru dibayarkan setengahnya saja. Untuk tahun ini, dana BOS periode bulan Januari hingga Mei belum juga diterima.

Keterlambatan pembayaran ini dikarenakan adanya perubahahan dalam aturan pencairan yang dilakukan oleh Kementrian Keuangan. Perubahan yang dilakukan adalah perubahan kelompok akun. Jika sebelumnya dana BOS ditempatkan dalam kelompok bantuan sosial yakni di akun 57, setelah ada perubahan makan dipindahkan ke kelompok belanja barang yakni akun 52.

Dengan adanya perubahan ini maka proses pencairan dana terkena dampaknya karena para pejabat yang berwenang di daerah tidak berani mencairkan dana BOS karena takut terjadi kesalahan meskipun dananya sebenarnya sudah ada.

Dikarenakan keterlambatan ini pula, banyak kepala pengurus madrasah di daerah terpaksa mencari alternatif lain untuk mendapatkan dana. Ada yang meminjam dana tabungan siswa atau terpaksa utang dan mencari talangan dari pihak yang mau membantu.

Para pengurus madrasah ini sangat mengharapkan dana BOS ini segera cair. Karena dana ini sangat diperlukan untuk keberlangsungan pendidikan di madrasah. Digunakan untuk pembayaran honor kepada para guru dan biaya operasional.

(Dikutip dari berbagai sumber)