Berita Pendidikan
25 Mei 2011

DPRD DKI Usul Rayonisasi Sekolah

JAKARTA - Menyongsong tahun ajaran baru 2011/2012, DPRD DKI Jakarta mengusulkan penerapan sistem rayonisasi sekolah untuk siswa SD, SMP, SMA dan sederajat. Sistem rayonisasi yang pernah diberlakukan, terbukti mampu memacu peningkatan kualitas sekolah-sekolah negeri di DKI Jakarta serta mampu menekan beban biaya pendidikan.

Di seluruh wilayah Ibu Kota, akan mencul sekolah-sekolah unggulan yang secara nyata prestasi kegiatan belajar mengajar (KBM-nya) cukup bagus. Tingkat kelulusan siswanya juga tinggi,kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Drs Inggard Johsua, Senin (23/5).

Inggard yang juga koordinator Komisi E (Bidang Kesejahteraan Rakyat) yang membidangi pendidikan menambahkan, dengan diberlakukan sistem rayonisasi, para siswa tidak akan berebut masuk sekolah negeri. Mereka mendaftar sekolah di dekat tempat tinggalnya.

Sistem rayonisasi juga membantu Pemprov DKI dalam mengurai kemacetan, karena para siswa tidak perlu jauh-jauh berangkat sekolah menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum. Hal yang lebih penting dengan sistem rayonisasi adalah memacu kualitas sekolah-sekolah negeri untuk menjadi sekolah unggulan, kata Inggard Joshua.

Politisi senior Partai Golkar ini menambahkan, sudah saatnya dinas pendidikan membuat standar maksimal biaya pendidikan, tidak hanya di sekolah treguler, tetapi juga di sekolah unggulan.

Komite sekolah jangan menetapkan sumbangan yang memberatkan wali murid. Harus ada rancangan anggaran belanja sekolah (RABS) yang dibahas secara terbuka dan transparan, kata Inggard menegaskan.

Mengomentari masih ada sekolah swasta di DKI Jakarta yang tujuh siswanya tidak lulus atau nol persen lulus, Inggard meminta agar Dinas Pendidikan melakukan pembinaan terhadap sekolah tersebut. Apakah sekolah itu menerima bantuan dana dari APBD-APBN melalui BOS dan BOP. Kalau ternyata menerima, tentu harus diminta pertanggungjawabannya, katanya.

Sekolah-sekolah swasta harus meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana pendidikannya, sehingga kualitasnya mampu mengimbangi sekolah negeri. Harus ada evaluasi dari Disdik, mengapa masih ada sekolah yang nol persen lulus pada tahun anggaran 2011 ini. Memang sifatnya hanya menghimbau, karena mungkin saja sekolah tersebut juga punya izin mendirikan sekolah yang diperoleh dari instansi di atas Disdik DKI, katanya.

Pada kesempatan sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi Mulyanto berjanji untuk mengevaluasi keberadaan sekolah swasta yang tidak mampu meluluskan siswanya dalam ujian nasional (UN) 2011.

Sumber: poskota.co.id

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris