Diterapkannya Kurikulum 2013 Akan Memberatkan Para Guru untuk Penilaian?

10 Juni 2014 Berita Pendidikan


Pendapat berbeda datang dari sejumlah guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bekasi, mereka mengaku akan mengalami kesulitan dengan kurikulum 2013 yang bakal diterapkan pada tahun ajaran baru 2014/2015 Juli mendatang. Alasannya sistem dalam kurikulum 2013 tersebut guru harus memberikan penilaian secara kualitatif atau deskriptif.

Seorang guru kelas satu dari SDN Sindangsari Cabangbungin mengungkapkan, sistem mengajar pada Kurikulum 2013 sangat berbeda sekali dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Perbedaaanya karena seorang guru harus memberikan penilaian secara kualitatif berbeda dengan sebelumnya yang berpatokan pada penilaian numerik yang menilai hasil ujian siswa.

Lebih lanjut dijelaskan penilaian kualitatif merupakan penilaian berdasarkan sikap dalam belajar dan keaktifan siswa. Dia mencontohkan, penilaian tersebut diambil dari perilaku dan keaktifan siswa, seperti aktif bertanya dalam suatu mata pelajaran saat di dalam kelas.

"Ini malah membebani siswa. Apalagi saya yang mengajar dikelas satu SD. Padahal para siswa kelas satu SD itu masih banyak yang bercanda dan tidak serius di dalam kelas apalagi harus aktif saat pelajaran," jelasnya.

Meski mengaku bakal menyulitkan, namun dirinya tetap optimis kedepan bisa menjalankan kurikulum 2013 tersebut dengan baik. "Program ini sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat untuk diterapkan pada tahun ini. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkannya," tutupnya.

Sementara itu, seorang guru SMPN II Muaragembong mengungkapkan, dengan kurikulum 2013 ini dirinya merasa terbebani karena disekolahnya tersebut belum memiliki media penunjang pembelajaran dengan maksimal. Pasalnya, informasi yang didapatnya salah satu mata pelajaran seperti Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) rencananya akan dihapuskan.

"Jadi sebagai gantinya guru harus mampu mendesain pembelajaran berbasis multimedia. Sementara alat pembelajaran yang digunakan sampai saat ini masih sangat terbatas," singkatnya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)