Distribusi Soal dan LJK UN Dipercepat

19 Maret 2010 Berita Pendidikan


Pendistribusian soal ujian nasional (UN) tingkat SMA,SMK,dan MA di Kabupaten Banyuasin dipercepat satu hari, yakni Jumat (19/3). Percepatan distribusi soal UN ini dilakukan untuk menjangkau 14 sekolah yang terkategori rawan karena sebagian besar berada di kecamatan perairan. Kepala Bidang (Kabid) Lanjutan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin Harun Samsudin menjelaskan, pada H-3 pelaksanaan UN, panitia penyelenggara UN tingkat Kabupaten Banyuasin sudah harus menerima seluruh berkas soal dan LJK UN.

Jika tidak berubah, jadwal pendistribusian dipercepat satu hari guna mengantisipasi perubahan cuaca, sehingga nanti seluruh soal terdistribusi tepat waktu dan UN dapat berjalan lancar di Banyuasin, ujarnya di Pangkalan Balai kemarin. Menurut Harun, tepat pada hari ini sekitar pukul 07.00 WIB, semua soal sudah berada di Kantor Disdik yang menjadi posko pelaksanaan UN di Banyuasin.

Pagi,seluruh panitia sudah akan membagikan menggunakan pengawalan anggota Polres Banyuasin, kata dia. Namun,kemarin dia belum bisa memastikan proses pendistribusian di kawasan perairan.Baru besok kami akan menjadwalkan bagaimana pendistribusian nya, apakah soal yang sudah berada di Kantor Diknas di Pang-kalan Balai akan distribusikan kepada subrayon masing-masing,katanya.

Atau, pihaknya akan menggunakan jasa pengamanan soal terlebih dahulu, dengan menyimpannya di polsek masing-masing. Barulah pada H-1,panitia di tingkat sekolah mengambilnya di polsek tersebut,terang dia. Harun menuturkan, kondisi sekolah, baik SMA, MA, maupun SMK di Banyuasin, semuanya dalam kondisi siap menyelenggarakan UN. Untuk UN tingkat lanjutan, tidak ada pengalihan.

Yang ada pengalihan tingkat SMP. Sedangkan, SMA negeri di Rantau Bayur yang sempat dilanda banjir dipastikan mampu menyelenggarakan UN Senin mendatang, tegasnya. Harun menambahkan, di Banyuasin nanti akan dibagi dalam lima subrayon. Subrayon IIII diperuntukkan bagi subrayon SMA, baik negeri maupun swasta.

Sedangkan, subrayon IV ditujukan bagi madrasah aliyah (MA) dan subrayon V untuk SMK. RayonIyakni seluruh SMA,dari Betung,Banyuasin III,hingga Pulau Rimau, berjumlah 15 SMA.Sedangkan, rayon II yakni sekolah mulai Talang Kelapa hingga Tanjung Lago, sekitar tujuh sekolah,sebutnya.

Sedangkan, yang dikategorikan sekolah dengan jangkauan rawan, yakni sekolah di rayon III, yang sebagian besar berada di kawasan perairan,mulai Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin I, Rambutan, Muara Sugihan, Muara Telang,hingga Makartijaya.

Kepala Disdik Banyuasin Khairul Bahri menerangkan, persiapan UN di Banyuasin hampir 100.Persiapan menjelang UN akan dievaluasi pada H-5 hingga H-3.Soal UN akan didistribusikan lebih cepat, dengan harapan tingkat kelulusan UN di Banyuasin akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,tukasnya.

Pengamanan

Dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba),Disdik bekerja sama dengan Polres Muba mengamankan seluruh berkas soal berikut lembar jawaban UN, baik tingkat SMP maupun SMA, guna menghindari kebocoran. Namun, untuk penyimpanan, tetap dilakukan di rayon. Rencananya, untuk tingkat kecamatan yang jauh dari pusat kota, berkas soal dan lembar jawaban akan disimpan di Polsek masing-masing.

Khusus pengamanan soal, kita melibatkan pihak kepolisian, terang Kepala Disdik Muba H Apriadi kemarin. Menurut Apriadi, rencananya, soal-soal tersebut akan tiba hari ini berdasarkan surat pemberitahuan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel. Pendistribusian soal UN ini memang sesuai rencana,yakni tiga hari sebelum pelaksanaan.

Apriadi menjelaskan, dengan melibatkan pihak kepolisian dalam proses pengamanan berkas soal dan lembar jawaban UN, pihaknya berharap dapat menepis anggapan adanya kebocoran soal dalam proses pelaksanaan UN. Tak hanya itu, Disdik juga akan melakukan pengawasan di beberapa sekolah. Kita telah menerima pemberitahuan mengenai rencana kedatangan soalsoal UN.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya soal-soal tersebut akan datang dua atau tiga hari sebelum pelaksanaan UN,katanya. Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Kasihan Rahmadi mengatakan, pihaknya siap membantu menyukseskan pelaksanaan UN 2010 di Kabupaten Muba.Apalagi, pengamanan merupakan tugas aparat kepolisian sehingga sudah sepantasnya untuk memberikan yang terbaik pada pelaksanaan UN.

Ya, kami akan terlibat dalam mengamankan seluruh lembar soal dan jawaban UN, ujar Rahmadi kemarin. Pihaknya juga telah menerima kabar mengenai jadwal kedatangan soal-soal tersebut. Selain itu, dari pihak Disdik Muba juga berkoordinasi terkait pendistribusian soal-soal ke wilayah yang sulit dijangkau dengan jalur darat.

Rahmadi menambahkan, untuk mengamankan berkas soal dan jawaban UN, Polres Muba akan mengerahkan seluruh personelnya. Namun, dia belum bisa memastikan, berapa jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan berkas soal UN. Saat ini kita sedang menghitung kebutuhan jumlah personel yang dibutuhkan untuk mengamankan berkas soal dan jawaban UN,katanya. (tazmalinda/edy parmansyah)Sumber: Seputar-Indonesia.Com