Di Pedalaman, Suwarni Mendambakan Internet

21 Desember 2009 Berita Pendidikan


Program pertama dari Program Kerja 100 hari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), tentu ditunggu-tunggu untuk dibuktikan realisasinya, yaitu penyediaan internet secara massal di 17.500 sekolah di Indonesia.

Anehnya, menurut Suwarni, Kepala SMPN 1 Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, dirinya sama sekali tidak mengetahui hal tersebut. Jangankan soal program internet massal, ihwal Program Kerja 100 Hari Depdiknas itu pun dia angkat bahu.

"Tidak tahu. Yang jelas, kami mendambakan sekali bisa punya internet, tapi jangankan internet, komputer pun di sekolah kami masih minim," ujar Suwarni ditemui di sela lokakarya profesionalisme guru yang digelar oleh Tanoto Foundation di Tarakan, Rabu (17/12/2009).

Diakuinya, sejak mengusulkan permintaan komputer beberapa bulan lalu, komputer tidak juga datang. Terpaksa, Sugimun, salah seorang guru yang kebetulan sudah bisa membeli laptop sendiri, harus mengalah untuk menjadikan laptopnya sebagai "laptop massal", khususnya jika siswa membutuhkan.

"Dua bulan lalu kami pasang internet langganan Rp 200 ribu per bulan, tapi baru sebulan berjalan sudah ngadat lagi," kata dia.

Suwarni berharap, program internet massal yang digulirkan oleh Mendiknas tersebut bisa terealisasi. Sekolahnya yang jauh di kawasan pedalaman Nunukan itu bisa "terjamah" internet. Apalagi, kebetulan, 10 komputer akhirnya dikirim juga dari pemerintah daerah setempat ke sekolahnya.

"Komputer-komputer itu baru datang Sabtu (12/12/2009) kemarin, jadi belum sempat dipakai," ujarnya.
LTF/Editor: latief
Sumber: Kompas.Com