Di Bantul, Penggabungan SD Jadi Masalah

30 September 2010 Berita Pendidikan


BANTUL - Penggabungan Sekolah Dasar (SD) Panggang dan SD Gunung Mulyo sebaiknya ditinjau ulang. Pasalnya, jarak keduanya cukup jauh dan dipisahkan oleh rel kereta tanpa lintasan pengamanan. Penggabungan juga dilakukan sepihak oleh kepala sekolah sehingga tidak ada sinergi antara kedua sekolah.

"Pada praktiknya masing-masing sekolah jalan sendiri karena tidak ada ikatan emosional dan organisasi yang baik. Akibatnya, penggabungan tidak menciptakan efektivitas dan efisiensi," kata Ngatiman, Ketua Komite Sekolah SD Panggang Sedayu Bantul, saat beraudiensi dengan Komisi D DPRD II Bantul, Selasa (28/9/2010).

Menurutnya, gedung induk yang digunakan pascapenggabungan adalah gedung SD Gunung Mulyo. Padahal, jarak kedua sekolah berkisar 1,5 kilometer, sedangkan jarak sekolah induk dengan rata-rata tempat tinggal siswa berkisar 2,5 kilometer.

Jarak tersebut tergolong jauh bagi siswa SD yang sebagian besar naik sepeda atau jalan kaki. Jarak yang terlalu jauh membuat siswa kelelahan sebelum pelajaran dimulai. Akibatnya, proses belajar di sekolah terganggu.

Sumber: edukasi.kompas.com