Dewan Minta Standar UN Korban Merapi Dibedakan

26 Januari 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Anggota Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah Muh Zain meminta agar standar kelulusan ujian nasional para siswa yang tinggal di sekitar lereng Gunung Merapi dibedakan. Sebab, erupsi Gunung Merapi yang terjadi Oktober-Desember lalu telah mengakibatkan jiwa para siswa tertekan jika harus menghadapi ujian nasional.

"Kehidupan para siswa sekitar Merapi tidak normal. Mereka tidak masuk sekolah, harus tinggal di pengungsian hingga mengalami trauma psikologis," kata Zain di Semarang, Selasa (25/1).

Untuk itu, Zain mendesak agar Kementerian Pendidikan mengeluarkan kebijakan khusus pelaksanaan ujian nasional untuk para siswa yang terkena musibah bencana. Sebab, kata Zain, jika Kementerian Pendidikan memaksakan pelaksanaan ujian nasional secara ketat seperti kepada para siswa pada umumnya maka para siswa yang terkena musibah bencana akan kembali tertekan.

Pelaksanaan ujian nasional tahun pelajaran 2010/2011 untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) atau sederajatnya akan digelar pada 18-21 April 2011. Adapun pelaksanaan ujian nasional sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajatnya akan digelar pada 25-28 April 2011. Adapun standar nilai minimal ujian nasional adalah 5,5. Syaratnya, maksimum dua mata pelajaran dengan nilai minim empat dan maksimum empat mata pelajaran di atas 4,25.

Sumber: tempointeraktif.com