Berita Pendidikan
24 November 2009

Depdiknas Rekrut Calon Guru Sejak Mahasiswa

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) mengusulkan kepada Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) pada tahun 2010 bukan hanya guru yang direkrut dari mahasiswa untuk pendidikan profesi, tapi juga guru dalam jabatan/guru yang sekarang sudah mengajar juga diusulkan untuk mengikuti pendidikan profesi.

"Dengan pendidikan profesi yang memerlukan waktu untuk guru SD, satu semester, guru SMP, satu tahun, itu kan memberi peluang bagi guru-guru muda yang berprestasi untuk mengikuti pendidikan profesi dan Insya Allah akan dilakukan pada tahun 2010," kata Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), Depdiknas, Baedhowi, kemarin.

Menurut Baedhowi, inilah yang kita usulkan kepada Dirjen Dikti, supaya jangan hanya free service saja/guru yang direkrut dari mahasiswa untuk pendidikan profesi, atau lulusan-lulusan dari perguruan tinggi yang belum menjadi guru yang dibekali pendidikan profesi sehingga menjadi guru yang diperhitungkan dalam rekrutmennya oleh Pemda.

Baedhowi menambahkan, mengenai kuota guru dalam prajabatan, sangat tergantung dari komitmen Pemda, karena kalau belum ada jaminan mau diangkat dari Pemda, itu akan mengundang masalah baru.

"Karena itu saya mengusulkan supaya tidak ada resiko mereka mau diangkat atau tidak, yang dalam jabatan dulu aja itu dimulai, tetapi khan tidak boleh menutup juga, karena kita tidak boleh diskriminasi memberikan kesempatan yang belum dalam jabatan juga, sebagai calon guru di masing-masing kabupaten/kota," ujarnya.

Mengenai guru yang professional, Dirjen PMPTK, adalah mereka yang memenuhi kualifikasi yang diatur dalam Undang-undang, yang memiliki kompetensi dan mereka memiliki sertifikat pendidik, nah kaitannya dengan kompetensi, disebutkan kompetensi pedagogik, keperibadian, sosial dan kompetensi professional dan itu harus dilaksanakan oleh guru.

Tetapi secara operasional teknis edukatif, guru yang professional itu kata dia, memiliki dan yang harus bisa merubah, mentransfer knowledge (ilmu pengetahuan dasar) kepada para peserta didik, dan kemampuan itu sangat diperlukan pada guru kita (Padagogik), tapi guru juga harus menguasai ilmu pengetahun dasar yang merupakan modal dasar bagi guru itu untuk disampaikan kepada para peserta didik. (mulya)

Sumber: harianterbit.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris