Berita Pendidikan
23 Agustus 2010

Dana BOS Belum Cair

PONTIANAK - Dana BOS terlambat yang harusnya dibagikan pada Juli. Namun hingga saat ini masih belum dibagikan ke sekolah. Sehingga sekolah terpaksa harus mengundur pembelanjaan untuk sekolah, namun ada juga memang sudah menganggarkannya ke dalam satu tahun. Lidia Lovino, kepala SD 08 Pontianak Barat menjelaskan keterlambatan dana BOS yang terjadi bukan hanya di Pontianak Barat, namun juga di semua sekolah, sehingga ada yang terpaksa harus mengutang. Anggaran dana BOS biasanya turun untuk keperluan perlengkapan sekolah, baik dari buku atau fotokopian.

Memang ada keterlambatan dana BOS. Kita juga masih belum tahu mengapa terlambat. Apalagi kan kita memerlukan dana tersebut. Syukurlah, di sini sudah dianggarkan untuk satu tahun, sehingga bisa menutupi apa yang diperlukan sekolah dan anak-anak. Jika dana tidak cukup sementara kita perlu fotokopi setiap hari, ujarnya, Kamis (19/8).Ia menambahkan, dana BOS seringkali telat dibagikan, sehingga untuk menutupinya sering menggunakan uang sekolah dan bahkan ngutang terlebih dahulu, jika anggran sekolah juga sudah habis. dalam tiga bulan sekali dana BOS itu dibagikan, namun kadang awal-awalnya tapat waktu, namun belakangan terlambat. Semoga dana BOS bisa tepat waktu karena susah juga jika harus menunggu. namun kemungkinan pemerintah menunggu laporan dari sekolah-sekolah dulu, baru dana itu dibagikan. karena kadang tidak semua sekolah yang membuat laporan hasil dana BOS yang digunakan tepat waktu. sehingga pemerintah harus menunggu terlebih dahulu, paparnya.

Sementara saat ditanya tentang, kemungkinan anggaran pendidikan yang akan berkurang, saat diuangkapkan oleh Mendiknas bebera hari lalu, ia menjelaskan bahwa dana BOS yang diberikan selama ini masih kekurangan, apalagi jika dana tersebut harus dikurangi. meskipun demikian ia mendukung saja dengan apa yang telah ditentukan oleh pemerintah, asalkan tidak mengurangi kegiatan belajar mengajar. Dana BOS yang diberikan sekarang saja, sering membuat kita tambal sulam dalam pembelanjaan barang keperluan sekolah. apalagi jika dikurangi. jujur dana yang diberikan pas-pasan, jadi jika memang ada pengurangan berarti kita menganggarkan apa yang sudah diberikan dengan dana yang tersedia, katanya.

Mulyadi, kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak menjelaskan bahwa adanya pengurangan anggaran pendidikan dari pusat kemungkinan ada perubahan dalam pendidikan. namun apapun yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, dinas pendidikan akan berusaha untuk seefesien mungkin agar pendidikan terus berlangsung baik. apalagi dengan kondisi sekarang, dengan anggran yang ada saja masih kurang memadai, apalagi harus ada pengurangan. Sekarang saja dengan anggaran yang ada masih kurang. apalagi harus ada pengurangan di pendidikan. Tapi kita berupaya efisiensi mungkin dengan apa yang ada. pembinaan akan terus dilaksanakan. Anggaran tersebut itu kan untuk pusat, namun ka nada anggaran tersendiri dari propinsi, jelasnya. Sementara keterlambatan dana BOS yang terjadi saat ini, ia menjelaskan itu ranah propinsi, dimana dana yang dikeluarkan oleh propinsi langsung diberikan ke rekening sekolah masing-masing dengan menghitung berapa jumlah murid yang ada disekolah tersebut. memang dana BOS terlambat, namun itu propinsi yang mengaturnya, berdasarkan kabupaten kota yang ada di Kalbar, katanya lagi. (tin)

Sumber: pontianakpost.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris