Catat! Pendaftaran KIP Diperpanjang Hingga 30 September

15 September 2016 Berita Pendidikan


Untuk memenuhi target dan meratanya cakupan Kartu Indonesia Pintar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus melakukan sosialisasi mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) dan pemanfaatan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Para pendaftar kini diberikan waktu untuk mendaftar hingga 30 September 2016. Hal ini terkait jumlah penerima KIP yang terdaftar hingga 31 Agustus masih jauh dari target yang diharapkan.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad mengimbau kepada para masyarakat untuk menginformasikan mengenai program KIP. Beri tahu juga bahwa program KIP ini jauh berbeda dengan BSM. KIP sendiri mengcover seluruh anak miskin yang masih sekolah maupun putus sekolah untuk mendapatkan dana pendidikan.

Maka dengan hal tersebut, anak-anak yang kurang beruntung atau putus sekolah, berhak melanjutkan pendidikan. Dalam menyukseskan hal ini, tentu setiap kepala desa harus aktif mengiinformasikan bila ada warganya tidak mendapatkan KIP.

Untuk pembiayaan, berikut merupakan rincian dari pemanfaatan KIP:

  • Untuk tingkat SD/MI/sederajat sebesar Rp 225.000 per semester (Rp 450.000 per tahun), tingkat SMP/MTs/sederajat Rp 375.000 per semester (Rp750.000 per tahun).
  • Sedang tingkat SMA/SMK/MA/sederajat sebesar Rp.500.000 per semester (Rp1.000.000 per tahun) sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014.


Hamid juga mengatakan bahwa peserta KIP yang terlanjur menikah, bisa mengambil program paket C atau kursus. Dengan demikian, setiap anak punya kesempatan untuk menikmati dana pendidikan. Namun yang harus diperhatikan, bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada pemegang KIP berbeda-beda untuk tiap jenjang pendidikan.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)