British Council Hadir, Ikon dan Duta Pendidikan Inggris

5 Mei 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pada 2010 ini British Council akan melipat gandakan kekuatan para alumni pelajar Indonesia di Inggris sebagai sebuah inisiatif baru membangun jaringan alumni dan melibatkannya dalam kegiatan-kegiatan yang khusus berhubungan dengan pendidikan Inggris.

Inisiatif tersebut adalah penunjukan 6 Alumni Inggris sebagai "Ikon Pendidikan Inggris". Menurut pihak British Council, Gusni Puspitasari, penunjukkan tersebut berdasarkan kontribusi dan hasil karya mereka yang telah memberikan inspirasi bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, British Council juga melakukan penunjukkan 5 alumni lainnya sebagai "Duta British Council" untuk pendidikan Inggris di Indonesia. "Nantinya mereka yang akan membantu membagikan informasi mengenai pendidikan di Inggris kepada masyarakat Indonesia," ujar Gusni kepada Kompas.com, Selasa (4/6/2010).

Adapun keenam Ikon Pendidikan Inggris itu antara lain Marty Natalegawa (Menteri Luar Negeri Indonesia, alumnus University of Leeds dan University of Cambridge), Riri Riza (sutradara, alumnus University of London), Arief Suditomo (Pemimpin Redaksi Seputar Indonesia, RCTI, alumnus University of Westminster), Alexander Sriwijono (Motivator dan konsultan SDM, Daily Meaning, alumnus University of Westminster), Senior Forensik Analis M. Nuh al Azhar (Kepala Koordinator Pusat Laboratorium Forensik POLRI, alumnus University of Strathclyde), serta Mimi Lusli (pendiri Mimi Institute, alumnus University of Leeds).

Sementara itu, 5 alumni lain yang terpilih menjadi "Duta British Council" untuk pendidikan Inggris di Indonesia adalah Dian Elvira Rosa (staf Research Intern di United Kingdom Department for International Development, alumnus University of St. Andrews), Ridwan Zachrie (alumnus London School of Economics), Rini Yuni Astuti (Kings College London), Silva Basuki (alumnus University of Glasgow), serta Wina Sukowati (alumnus London College of Fashion).

Sumber: edukasi.kompas.com