Berita Pendidikan
20 November 2009

Biaya Pendidikan Dinilai Masih Mahal

PEMALANG - Reses anggota DPRD Kabupaten Pemalang khususnya yang digelar dari Fraksi PKB H Noor Rosyadi SE MM di kediamannya Perum Taman Asri Blok C diikuti kurang lebih 300 konstituen. Warga yang terdiri dari berbagai golongan tersebut mengungkapkan unek-unek mulai dari biaya pendidikan yang dinilai mahal, hingga biaya nikah mencapai Rp 600 ribu, Rabu (18/11) malam.

Seperti yang diungkapkan M Amin dari Desa Banjardawa Kecamatan Taman. Menurutnya, selama ini slogan pendidikan gratis di televisi ternyata tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sebab untuk masuk SMP saja saat ini paling tidak harus menyediakan dana Rp 500 ribu. Belum lagi ditambah biaya-biaya lain yang total bisa mencapai Rp 2 juta.

Sedangkan salah satu peserta yakni Muhroji dari Desa Taman menyayangkan biaya nikah yang mencapai Rp 600 ribu. Padahal jika dilihat dari ketentuan besarnya tidak sama dengan total biaya yang harus dikeluarkan. Tentunya dengan adanya pungutan yang demikian mahal akan semakin memberatkan rakyat kecil.

Menanggapi adanya keluhan dari konstituen tersebut, H Noor Rosyadi SE MM yang menjabat sebagai Ketua DPRD mengatakan, seharusnya ada standardisasi biaya yang bisa dipungut oleh pihak sekolah terhadap orangtua siswa pada saat penerimaan murid baru. Sebab jika sudah ditentukan, meskinya melihat kondisi masyarakat, bisa membantu orangtua siswa yang tidak mampu.

Sedangkan mengenai keluhan soal tingginya biaya nikah, menurutnya hal tersebut menjadi bahan bagi dewan untuk melakukan klarifikasi kepada dinas/instansi yang terkait. Sebab ketentuan jumlah biaya nikah yang harus dikeluarkan calon pengantin sudah ada aturan bakunya.

Namun, diperoleh jawaban bahwa mereka masuk setelah gedung jadi, jadi mengenai proses pembangunan tidak tahu, namun dimungkinkan hal tersebut karena mengejar tenggang waktu karena akan diselesaikan.

Sebelum acara dialog sempat pada salat Isya berjamaah dengan imam KH Dimyati Alhafid, hadir pula KH Munawir Asyari Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pemalang, KH Abdul Basir, KH Slamet Solikhin, KH A Nasir, KH Tafroji, Kyai Zaenal Abidin Noory, Kyai Mughonan Ketua MWCNU Pemalang, dan Kyai Mahful Ketua MWCNU Taman. obo-bg

Sumber: wawasandigital.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris