Berita Pendidikan
4 Desember 2009

Benahi Sistem Pendidikan

Buramnya sistem pendidikan di Indonesia memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembangnya anak sebagai generasi bangsa yang memiliki talenta berkarya. Apalagi dengan sistem Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) saat ini yang dinilai masih lemah.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi Kak Seto saat menjadi juri Festival Film Anak (FFA) di Hotel Royal Printis Medan (30/11). Menurutnya, dengan hadirnya FFA ini sangat mendorong perkembangan anak-anak. Ini membuktikan sebuah sistem yang keras dan perlu peningkatan perbaikan dari arah sebuah sistem pendidikan. Hasil yang ditunjukkan anak-anak dan ikut dalam lomba FFA 2009 ini membuktikan sebuah karya nyata.

Hal inilah yang harus didorong dengan pemantiknya pada pembenah sistem pendidikan, bilangnya. Dia menambahkan, sistem pendidikan yang ada saat ini belum menjawab dan belum mampu untuk membentuk kreativitas anak. Seperti dilihat bersama, dengan KTSP yang seharusnya dilakukan secara personal setiap sekolah, kini masih terpusat di Dinas Pendidikan. Hal inilah, sebut Kak Seto akan membuat kondisi pendidikan khususnya pembentukan kreativitas dan daya saing anak semakin melemah. Makanya perlu perbaikan dari sebuah sistem ini agar lebih baik, khususnya kepada sebuah sistem pengembangan kreativitas anak. Misalnya, guru jangan hanya memberikan buku, tulis di papan tulis dan guru beralasan pergi ada urusan. Persoalan inilah yang sebenarnya tak boleh terjadi di dunia pendidikan, kemudian saranan dan prasarana sekolah juga harus ada, tegasnya.

Selain itu, dia menyampaikan dengan sistem KTSP ini bukan harus dihari kosong untuk dibuat pendidikan kreativitas, melainkan pihak sekolah harus membuat secara khusus hari kreativitas kepada anak-anak.

Sekjend KPAI, Aris Merdeka Sirait menyatakan bahwa dengan buramnya sistem pendidikan ini, sama saja membungkam kreativitas anak-anak untuk maju. Padahal, dengan bukti karya yang ada dalam lomba FFA ini menunjukkan sebuah bukti anak-anak perlu didengar partisipasinya. (ril)

Sumber: Hariansumutpos.Com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris