Belanda Bantu Kembangkan Perpustakaan Digital

3 September 2009 Berita Pendidikan


MANOKWARI, Universitas Wageningen, Belanda, melalui program Nuffic Agri4 membantu pengembangan perpustakaan digital (virtual library) di sejumlah universitas di Indonesia untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

"Virtual library ini untuk membantu para dosen dan mahasiswa, juga pihak-pihak lain yang membutuhkan buku, jurnal atau artikel," kata pengajar dan pustakawan dari Universitas Wageningen Prof Gerrit Naber, saat memberikan pelatihan Virtual Library di Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari, Papua, Rabu (2/9).

Oleh sebab itu, penerapan dan pengembangan perpustakaan dengan sistem digital tersebut penting dilakukan di lingkungan universitas. Dia mengatakan, dengan sistem perpustakaan digital, hampir seluruh referensi baik berupa buku, jurnal maupun artikel dari berbagai bidang studi yang ada di universitas berskala nasional dan internasional dapat diakses melalui layanan koneksi internet.

"Yang harus dilakukan adalah mengikuti langkah pencarian referensi yang ada dalam alamat perpustakaan digital yang dimasuki," kata Gerrit Naber, yang ahli di bidang manajemen air dan tanah ini.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Unipa ini bekerja sama dengan Pemerintah Belanda melalui program Nuffic Agri4, serta sejumlah universitas lain di Indonesia seperti Universitas Pattimura (Unpatti), Universitas Cendana (Undana), Politeknik Pertanian (Politani) Kupang, serta Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen).

Dalam pelatihan itu, para peserta yang terdiri atas dosen dan pustakawan diberikan materi mengenai cara mencari database, internet dan membuat perpustakaan digital pribadi.

Sumber: Kompas.com