Bedah Buku Lampuki di Aceh

21 Februari 2012 Berita Pendidikan


ACEH - Puluhan orang dari kalangan mahasiswa, akademisi, pegiat sastra, dan pegawai pemerintahan menghadiri acara bedah novel Lampuki, karya Arafat Nur di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Sabtu (18/2). Kegiatan ini difasilitasi Dere Insitute Lhokseumawe, menghadirkan pembicara Ayi Jufridar, Arafat Nur, Rizwan Haji Ali, dan Nazaruddin.

Dalam paparannya, Rizwan mengkritik penggunaan tokoh utama dalam novel tersebut. Tokoh utamanya diberinama Ahmadi Si Kumis Tebal. Lebih gamblang dan tegas, jika digunakan misalnya Ahmad Kumis. Namun bagaimana pun, novel ini bisa membawa Aceh ke ranah nasional. Ini buah konsistensi Arafat dalam menulis, sebut Rizwan.

Sementara Direktur Dere Institute Lhokseumawe, Baharuddin Hasan, mengharapkan agar pemerintah bisa mengalokasikan dana untuk membeli buku karya penulis Aceh. Kualitas buku-buku yang dihasilkan penulis Aceh saat ini sudah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sudah saatnya, Pemerintah Aceh menghargai karya penulis Aceh dengan cara membeli bukunya dan didistribusikan ke seluruh perpustakaan di Aceh, pungkas Baharuddin.

Sumber: Serambinews.com, wartakotalive.com