Bebas Uang Pendaftaran untuk Sekolah Negeri

13 Juni 2014 Berita Pendidikan


Setelah Ujian Nasional berakhir, para pelajar akan berlomba untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Sekolah-sekolah juga sudah siap menyambut kehadiran para siswa ini. Baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta tentunya sudah bersiap diri membuka pendaftaran baru untuk siswa tahun ajaran 2014-2015.

Untuk sekolah negeri, sudah ada anggaran yang ditetapkan bagi penerimaan siswa baru. Karena itu sekolah negeri dilarang untuk memungut biaya pendaftaran. Terlebih bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hal itu dilontarkan Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tegal, M. Khuzaeni atau yang akrab dipanggil Jeni Bae.

"Kalau sekolah negeri, tidak ada alasan untuk menarik uang pendaftaran. Tapi kalau sekolah swasta diserahkan kepada yayasan masing-masing," kata Jeni.

Selain itu, Jeni juga meminta kepada sekolah untuk tidak melaksanakan tes tertulis bagi siswa baru. Dia menilai, dengan adanya tes tertulis, sekolah tidak percaya dengan nilai yang dikeluarkan Mendiknas.

Jadi, sekolah cukup menggunakan nilai sebagai syarat masuk sekolah. "Ini akan menutup kesempatan bagi sekolah lainnya yang tidak diunggulkan," ujarnya.

Lebih lanjut Jeni memastikan bahwa sekolah favorit akan kebanjiran siswa jika metode penerimaan siswa menggunakan tes. Sedangkan, sekolah yang tidak diunggulkan akan mendapatkan siswa sedikit.

Pada saat siswa tidak diterima, mereka mencari sekolah yang bisa menerimanya. Pihak sekolah bisa seenaknya sendiri dengan melakukan pungutan, sebagai salah satu syarat bisa masuk ke sekolah itu. "Sangat rawan terjadinya uang sogokan," katanya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari jpnn.com)