Banyak Siswa Belum Paham Makna Sekolah, Kok Bisa?

21 Maret 2014 Berita Pendidikan


Pendidikan menjadi efektif bagi para pemuda, khususnya siswa, untuk membangun sebuah negara. Pendidikan juga membentuk karakter para siswa di masa depan. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Dean of School of Education Boston University, Prof. Hardin L.K Coleman dalam Lecture Character Building and Civic Education, di Gedung Guru PGRI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam konteks ini, Coleman menyampaikan bagaimana menentukan pendidikan karakter yang baik, mulai dari para siswa Indonesia dari keluarga yang relatif berkecukupan maupun dari keluarga kekurangan, serta latar belakang yang berbeda-beda.

"Sebenarnya, ada masalah-masalah utama yang kita hadapi pada siswa Indonesia, yaitu untuk tampil sebaik-baiknya di sekolah. Ada tiga hal yang penting, yaitu perilaku guru ketika datang ke sekolah, perilaku macam apa yang ada di dalam diri siswa, dan perilaku siswa baik di dalam keluarga maupun di sekolah," ujar Coleman.

Lebih lanjut, siswa-siswa Indonesia dalam menghadapi sekolahnya, hanya sekadar mendapatkan pengetahuan dibandingkan memaknai pengetahuan tersebut. "Artinya, dalam hal ini siswa kita sering menyaksikan untuk memahami tapi tidak bisa mengaplikasikannya. Kita juga memahami banyak siswa yang tidak tahu makna sekolah dan berakhir untuk berhenti sekolah," ucapnya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)