Ayo! Sambut UN dengan Percaya Diri

8 April 2014 Berita Pendidikan


Ujian Nasional (UN) menjadi ujian akhir sekolah yang menjadi syarat kelulusan siswa untuk mengakhiri masa studinya. Euforia yang dirasakan dalam menghadapi ujian menjadi tantangan tersendiri bagi setiap siswa menghadapi tekanan yang ada.

Siswa yang "dipaksa" menghadapi tekanan demi tekanan ini pun mempunyai beragam reaksi berbeda. Ada yang menilai bahwa UN sangat penting untuk menguji apakah mereka pantas untuk lulus. Namun banyak juga yang menilai bahwa UN hanya membuat siswa tertekan karena terbilang susah untuk dikerjakan.

Kendati banyak yang mengatakan jika UN itu susah. tapi pada dasarnya tidak seperti itu kok. Semua itu tergantung dari masing-masing individu. Apalagi jika kamu mengerjakannya dengan sepenuh hati. Nah, sekarang persiapan kalian hanya tinggal satu minggu saja nih, yuk disimak tips menjelang UN dari siswa dan mahasiswa yang akan berhadapan dengan hari "keramat" tersebut.

Menurut siswa SMA Negeri 1 Pontianak, Rangga Mahesa, dalam menghadapi UN tidak semua pelajar siap menghadapi UN. Bagi yang sudah siap, sebaiknya jangan sombong dulu.

"Jangan sombong jika merasa sudah siap ujian. Sebaiknya, kita ulangi kembali mempelajari soal-soal UN tahun lalu dan terus belajar agar hasilnya maksimal," ujarnya. Lebih lanjut, tambah dia, siswa yang mengikuti UN harus tetap percaya diri. Dia mengingatkan, para siswa jangan terlalu percaya dengan bocoran kunci jawaban yang biasanya beredar menjelan UN, namun ternyata bohong.

"Percaya diri saja, karena kita sudah banyak belajar dan latihan. Kita harus banyak berdoa, karena Tuhan yang mengatur semua ini. Sepintar apa pun siswa, kalau mentalnya belum siap, sama saja bohong," ucapnya.

Muhammad Adnan Al-Ghifari pun menyambung tips yang dilontarkan Rangga. Menurut mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Terpadu Nurul Fikri (NF) ini, siswa-siswi khususnya kelas XII sebaiknya sering mengerjakan contoh soal-soal ujian di rumah.

"Ikut-ikutan Try Out (TO) di luar sekolah. Kemudian, siapkan perlengkapan UN, seperti alat-alat tulis lengkap. Hal ini memang sepele, tapi membawa dampak yang buruk jika tidak memenuhi persiapan tadi," ungkap Adnan.

Tujuan menyiapkan alat tulis lengkap, Adnan melanjutkan, karena UN peraturannya sangat ketat, seperti tidak boleh meminjam alat tulis kepada teman sebelah. "Oleh karena itu, bawalah alat tulis cadangan, sehingga bila rusak ada gantinya," tuturnya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)