Asyik... Untan Siapkan 330 Beasiswa

26 Januari 2010 Berita Pendidikan


PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebanyak 330 mahasiswa akan memeroleh beasiswa penuh melalui jalur pembangunan masyarakat selama 4 tahun di Universitas Tanjungpura Pontianak mulai tahun akademik 2010/2011.
"Beasiswa diberikan kepada calon mahasiswa dengan potensi akademik tinggi namun berasal di daerah terpencil dan atau dari keluarga miskin"

Pembantu Rektor I Untan Pontianak Saeri Sagiman di Pontianak, Senin (25/1/2010) mengatakan, beasiswa penuh tersebut meliputi pembebasan biaya sumbangan pendidikan, administrasi, transportasi dari dan ke Untan, serta biaya hidup untuk menyelesaikan sarjana.

"Beasiswa itu diberikan kepada calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi namun berasal di daerah terpencil dan atau berasal dari keluarga miskin," kata Saeri.

Calon mahasiswa yang mendapat beasiswa itu disebar di 32 program studi kecuali Pendidikan Dokter, Farmasi, Sistem Komputer, Ilmu Pemerintahan, Pendidikan Seni Tari dan Musik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, dan Ilmu Keperawatan. Sumber pembiayaan beasiswa tersebut didapatkan dari tiga program, yakni Beasiswa Bidik Misi (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi-Kementrian Pendidikan Nasional) untuk sebanyak 300 orang, Program "I-MHERE" 20 orang, serta PT Perkebunan Nusantara XIII 10 orang.

Dia menambahkan, tahun lalu sebanyak 1.344 pelamar mengikuti program tersebut dan yang lolos seleksi hanya 33 orang. Penilaian terhadap pelamar beasiswa berdasarkan pada kriteria geografi calon (25 persen), faktor ekonomi (25 persen), akademik (20 persen), prestasi akademik di sekolah (10 persen), prestasi non-akademik (10 persen) serta motivasi (10 persen). Masing-masing penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan dana senilai Rp 650 ribu per bulan.

Saeri mengatakan, jumlah penerima beasiswa penuh dengan skema yang sama dapat mencapai 20 persen dari total penerimaan mahasiswa baru yang masuk kategori ekonomi terbawah di masyarakat. "Untuk membantu calon-calon mahasiswa terbaik dari berbagai pelosok Kalbar ini memerlukan peran serta masyarakat agar dapat belajar sampai ke perguruan tinggi," tambahnya.

Dia mengatakan, tahun depan jumlah penerima beasiswa tersebut akan bertambah bila komponen masyarakat lainnya berkontribusi secara aktif dalam melaksanakan tanggung jawab sosial semacam ini.Sumber: edukasi.kompas.com