Anies Baswedan Akan Mencopot Kepala Sekolah yang Lalai

22 Oktober 2015 Berita Pendidikan


Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan memberi sanksi tegas pada sekolah yang acuh dan melakukan pembiaran pada anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Karena sekolah sebagai tempat anak menghabiskan sebagian besar waktunya harus mengenal gejala-gejala kekerasan tersebut.

Seperti penuturan Anies di kantor kepresidenan ia mengatakan bahwa jika terjadi tindakan kekerasan maka pemerintah akan memberi sanksi pada sekolah yang membiarkan terjadinya praktik kekerasan yang dilakukan oleh murid-muridnya.

Anies yakin, setiap peristiwa kekerasan pada anak ditunjukkan lewat gejala-gejala tertentu. Namun pada praktiknya dilapangan sekolah cenderung melakukan pembiaran dan baru akan bertindak jika sudah menjadi peristiwa yang heboh bahkan hingga disorot oleh media. Karena itu, pemerinta akan membuat peraturan yang tegas yang salah satu diantaranya adalah kepala sekolah akan dicopot dari jabatannya jika terbukti mengabaikan gejala kekerasan pada anak.

Lebih lanjut Anies mengatakan akan mencopot jabatan kepala sekolah dan memberikan sanksi kepada guru jika ketahuan sekolah tersebut melakukan kekerasan, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Namun Anies tidak menjelaskan lebih detil mengenai sanksi seperti apa yang akan diberikan kepada guru.

Oleh: Muhamad Erzal
(Dikutip dari berbagai sumber)