Berita Pendidikan
8 November 2010

Anggaran Rp 8,6 T, DKI Berikan Bob untuk SMA Swasta

JAKARTA - Pemprov DKI terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Ibu Kota. Mulai tahun anggaran 2011 dialokasikan anggaran bantuan operasional pendidikan (BOP) dan bantuan operasional buku (BOB) bagi siswa SMA/SMK/MA swasta. Selama ini BOB hanya diberikan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK/ MA negeri saja.

BOB diberikan kepada pelajar swasta karena anggaran untuk pelayanan pendidikan dinaikkan menjadi Rp 8,6 triliun atau 28,9 persen dari total RAPBD 2011 sebesar Rp 27,95 triliun.

"Alokasi anggaran BOB untuk siswa swasta lebih kurang Rp 300 ribu per siswa per tahun," ujar Gubernur DKI Fauzi Bowo usai menyampaikan pidato materi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAP BD) 2011 di depan rapat paripurna DPRD akhir pekan lalu.

Sementara itu, penyerapan anggaran sebesar Rp 40 miliar di Dinas Pendidikan DKI pada APBD Perubahan 2010 dipersoalkan. Pasalnya, terkesan bermuatan kepentingan dan diduga dimobilisasi pihak ketiga. Akibatnya, hasil pelaksanaan lelang tersebut menjadi hanya Rp 25 miliar, sedangkan yang Rp 15 miliar lagi diduga menyusut secara tidak wajar.

Pelaksanaan AP BD/APBDP UPT Planetarium, yakni pengadaan CCTV senilai Rp 1,5 miliar, dibatalkan oleh Kepala UPT Planetarium. Pembatalan tersebut ada kesan dipaksakan karena mendapatkan tekanan dari seorang pejabat eselon II Pemprov DKI.

Persoalannya, pengalokasian anggaran pengadaan senilai Rp 40 miliar tidak diusulkan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Anehnya, itu dapat direalisasikan oleh panitia lelang. Sedangkan anggaran yang diusulkan oleh UPT Planetarium seperti pengadaan CCTV dan AC sentral, dibatalkan sepihak tanpa ada argumentasi dan analisis.

"Perbedaan anggaran itu sudah melalui pembahasan di dinas pendidikan. Dengan tambahan yang ada, nyatanya masih kurang. Dan, untuk UPT Planetrarium di APBD Perubahan telah dialokasikan anggaran untuk mendukung alat produksi di sana, sehingga media pendidikan dapat dilaksanakan sesuai fungsinya. Kalau dibatalkan, harus ada dasar hukum. Kalau dasarnya hanya selera, tentu hal itu tidak wajar," kata Wakil Ketua Komisi E (Bidang Kesejahteraan) DPRD DKI Sarianta Tarigan.

Terkait pengalokasian BOP pada APBD 2010, alokasi BOP bagi siswa SD negeri sebesar Rp 720 ribu per siswa per tahun, siswa SMP Rp 1.320.000 per siswa per tahun, sedangkan siswa SMA/ SMK/MA sebesar Rp 1,8 juta. Tidak hanya BOP, pelajar sekolah negeri dan swasta di DKI mendapat bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat sebesar Rp 400 ribu per siswa per tahun, siswa SMP Rp 575 ribu per siswa per tahun, dan siswa SMA/ SMK/MA tidak memperoleh BOS.

Sumber: suarakarya-online.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris