Anak Putus Sekolah Akan Dicari Walikota

18 Juli 2011 Berita Pendidikan


MANADO - Wali Kota Manado Vicky Lumentut menginstruksikan sembian Camat dan 87 Lurah di kota ini untuk mencari dan mendata semua anak putus sekolah yang telah bekerja untuk dikembalikan kesekolah.

"Manado sudah dicanangkan sebagai kota layak anak maka semua anak yang masih berusia sekolah harus berada di tempat seharusnya tidak boleh bekerja karena mereka harus menerima bekal untuk masa depanya,"kata Lumentut, di Manado, Minggu (17/7/2011).

Dikatakan Lumentut sebagai tulang punggung masa depan bangsa, anak-anak tak boleh dibiarkan bekerja, mereka harus bersekolah dan menikmati kesejahteraan, membiarkannya bekerja di usia sekolah adalah hal yang sama sekali tidak benar.

Lumentut juga mengatakan sejalan dengan upaya menghadirkan Manado sebagai kota layak anak pemerintah tengah mengembangkan rumah pintar supaya bisa merangkul anak-anak jalanan dan putus sekolah untuk diberikan pendidikan non formal yang memungkinkan mereka menikmati sarana pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan.

"Dengan program ini maka pertumbuhan dan perkembangan anak-anak bisa berjalan dengan normal serta optimal dan tidak ada lagi yang berkeliaran di jalanan dan bekerja sebelum waktunya di Manado," Kata Lumentut.

Dengan upaya ini Lumentut mengatakan pemerintah sangat berharap kiranya Manado bisa menjadi kota layak anak sehingga Manado kota model ekowisata dan misi menjadikannya sebagai kota yang menyenangkan bagi semua orang akan terlaksana.

Untuk mendukung program ini Dinas Tenaga Kerja Manado telah melakukan beberapa pelatihan untuk anak-anak usia sekolah yang tak lagi bersekolah supaya bisa kembali ke persekolahan.

"Pelatihan ini dilakukan selama sebulan yang diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Manado, disini mereka diberikan pembekalan dan pelatihan mental untuk membuat mereka bisa kembali ke sekolah dan tidak merasa asing di tempat itu," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Manado, Ubaila Maaruf.

Ia mengatakan pelatihan tersebut dilakukan untuk menarik para pekerja anak supaya bisa kembali ke tempat dimana seharusnya mereka berada yakni sekolah formal dan ini akan dilakukan setia tahun sebagai program pemerintah pusat dan daerah.

Maaruf mengatakan dengan program ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dan mencerdaskan anak-anak bangsa ini dan menyiapkan generasi muda penerus cita-cita bangsa.

Sumber: kompas.com