Aksi Demo di Jakarta Akan di Bantu oleh Ratusan Guru

30 April 2014 Berita Pendidikan


Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Sebanyak 300 guru bantu di DKI Jakarta melakukan aksi demonstrasi menuntut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membayarkan upah mereka yang belum dibayar sejak Januari 2014.

"Sejak Januari kami belum menerima upah," ujar seorang guru bantu, Eddy Sudyo, disela-sela aksi di depan kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (29/4).

Eddy menambahkan guru bantu berharap agar Kemdikbud segera mencairkan upah mereka tersebut.

"Tahun lalu, juga seperti itu. Gaji kami menunggak lima bulan," kata dia.

Dia mengaku tidak tahu apa alasan Kemdikbud menahan gaji mereka. Kalau tahun lalu, alasannya adalah peralihan dari LPMP ke Kemdikbud. Di DKI Jakarta terdapat sebanyak 5.775 guru bantu yang mengajar di sejumlah sekolah.

Guru bantu tersebut digaji sebesar Rp1 juta per bulan. Jauh dibawah Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta yang mencapai Rp2,4 juta per bulan. Dibandingkan daerah lain, keterlambatan pembayaran itu hanya terjadi di DKI Jakarta. "Kami sangat berharap, gaji kami segera dibayarkan," katanya

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Republika.co.id)