Akhir Tahun Anggaran, Rehab Sekolah Dikebut

20 November 2009 Berita Pendidikan


Dinas Pendidikan Kota Medan meninjau pelaksanaan rehab gedung sekolah yang dibiayai APBN dan APBD di Kota Medan, kemarin (18/11). Hal ini seiring dengan batas penggunaan anggaran tahun 2009 yang sudah semakin dekat.
Untuk proyek APBN yang dialokasikan dalam dana alokasi khusus (DAK), Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs H Hasan Basri MM bersama Kabag Humas Pemko Medan Rusdi Lubis meninjau rehab SD Negeri 060823 dan SD Negeri 064955 Jalan SM Raja Medan.
Kita lihat sendiri pelaksanaan rehabnya, lumayan bagus dan bahkan sudah rampung 80 persen. Inilah bedanya proyek yang dikerjakan secara swakelola dengan sistem lelang, ungkap Hasan di sela-sela penijauan.

Dia menyebutkan, untuk proyek DAK pelaksanaanya dikerjakan swakelola, sedangkan proyek yang sumber dananya dari APBD dilaksanakan dengan sistem lelang. Mau tidak mau kedua-duanya harus kita ikuti. Karena itu aturan main dalam penggunaan anggaran pemerintah, ucapnya.
Di SD Negeri 060823 ada 8 ruang kelas yang direhab diambah satu kantor. Penambahannya ada satu ruang perpustakaan yang berada di depan gerbang masuk kedua sekolah tersebut. Sementara di SD Negeri 064955 ada 6 ruang kelas yang direhab ditambah dua ruang guru. Di bagian depan juga turut dibangun gedung perpustakaan.

Kita sekarang sedang menggalakkan ruang perpustakaan. Jadi begitu siswa masuk ke komplek sekolah maka yang pertama dilihatnya adalah ruang perpustakaan, ungkap Hasan.

Sementara itu pelaksanaan rehab kedua sekolah tersebut berjalan dengan lancar. Beberapa pekerja terlihat sibuk mengerjakan bagian gedung semisal memplaster dinding ruang perpustakaan, pengecetakan dan bahkan memasang pintu ruang kelas. Di Medan sendiri ada 68 sekolah dengan biaya Rp23 miliar yang direhab dari DAK.

Kepala SD Negeri 064955, Hj Hotniar Lubis mengatakan sejauh ini tidak ada masalah dalam hal rehab kedua sekolah tersebut. Usai meninjau kedua sekolah itu, rombongan meninjau rehab SD Negeri 067954 Jalan Kejaksaan dan SD Negeri 060837 Jalan Sei Deli. Kedua sekolah ini sumber dananya dari APBD yang dikerjakan kontraktor. (dra)

Sumber: Hariansumutpos.Com