Ada Lima Jenis Naskah Soal UAN di Jakarta

6 April 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi Mulyanto mengatakan pada Ujian Akhir Nasional tingkat Sekolah Menengah Atas tahun ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan lima jenis naskah soal yang berbeda.

Jika dalam satu kelas ada 20 siswa, berarti hanya ada empat siswa yang memiliki naskah soal yang sama, kata Taufik di Jakarta kemarin.

Ujian Akhir Nasional akan digelar pada Senin, 18 April mendatang. Kini sedang dalam tahap pencetakan naskah soal ujian. Proses percetakan telah mencapai 75 persen, kata Taufik.

Menurut Kepala Bidang Humas Dinas Pendidikan DKI, Bowo Irianto, lima jenis naskah soal berbeda itu tak hanya untuk mengurangi kecurangan yang dilakukan siswa, tetapi juga agar lebih obyektif.

Naskah soal rencananya akan didistribusikan sehari sebelum ujian digelar. Untuk mengantisipasi adanya kebocoran soal, kata Bowo saat dihubungi kemarin.

Bowo menambahkan selama siswa memberi kode naskah soal pada naskah jawaban dengan tepat, misalnya siswa mendapat soal A maka dia menghitamkan kode A di naskah jawaban, maka tidak akan terjadi kesalahan pada pencocokan kunci jawaban. Semuanya sudah menggunakan sistem komputerisasi, kata Bowo.

Taufik berharap tingkat kelulusan Ujian Akhir Nasional untuk tingkat SMA mencapai 100 persen. Untuk itu, kata dia, ujian kompetensi untuk para siswa telah dilakukan sejak awal tahun 2010.

Dia menyatakan setidaknya para siswa telah dipersiapkan dengan empat kali ujian: dua kali diselenggarakan pihak sekolah dan dua kali oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta setidaknya ada 122.139 siswa tingkat SMA yang akan berjuang memperoleh nilai minimal 5,5 untuk enam mata pelajaran. Mereka terdiri dari 53.937 siswa SMA, 4.697 siswa Madrasah Aliyah, 63.832 siswa SMK, dan 141 siswa SMA Luar Biasa.

Sumber: tempointeraktif.com