80 Persen Siswa Yogya Punya Tabungan

14 Mei 2010 Berita Pendidikan


Sebanyak 80 persen dari total siswa yang sedang menempuh pendidikan dasar di Kota Yogyakarta menjadi nasabah tabungan pendidikan di Bank Jogja dalam program tabungan Star atau Siswa Pintar.

"Tabungan pendidikan ini sifatnya tidak wajib, tetapi imbauan. Saat ini sebagian besar siswa taman kanak-kanak hingga SMP (sekolah menengah pertama) di Yogyakarta sudah menjadi nasabah Star," kata Direktur Utama Bank Jogja Mochammad Sutowo di Yogyakarta, Kamis (13/5/2010).

Menurut dia, berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 60 Tahun 2009 tentang Tabungan Pendidikan, Bank Jogja mendapatkan mandat dari pemerintah untuk dapat membuka program tabungan bagi pelajar di kota setempat.

Ide untuk membuka tabungan pendidikan tersebut, lanjut dia, muncul setelah pemerintah pusat menghapuskan uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

"Daripada uang yang semula untuk membayar SPP digunakan untuk keperluan lainnya, maka dibukalah program tabungan itu. Sehingga uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan ke jenjang berikutnya," ujarnya.

Meskipun menerapkan batas minimal uang tabungan tiap bulannya, yaitu Rp 30 ribu per siswa dengan asumsi seorang siswa menabung Rp 1.000,00/hari, Bank Jogja akan tetap menerima berapa pun uang tabungan yang disetorkan siswa.

"Petugas kami selalu siap datang ke sekolah untuk mengambil uang tabungan tersebut tiap bulannya. Tidak perlu khawatir, uang tersebut tidak bisa disetorkan ke bank," katanya.

Pihaknya, membuka kesempatan kepada seluruh siswa di Kota Yogyakarta dan tidak menutup kemungkinan siswa dari luar kota untuk mengikuti program tabungan Star tersebut, tanpa dibebani biaya buku. Bahkan, diikutkan dalam program undian berhadiah, mendapatkan bunga bulanan, dan asuransi.

"Memang diperlukan kesabaran agar seluruh siswa menyadari pentingnya tabungan pendidikan tersebut," katanya.

Ia lantas menyatakan bahwa setiap siswa yang menjadi nasabah tabungan tersebut harus menyepakati jangka waktu tabungan.

Selain ditujukan untuk siswa di pendidikan dasar, tabungan pendidikan juga menjadi imbauan untuk siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat.

Namun, bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menjalankan program tersebut adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Editor: bnj

Sumber: Ant (kompas.com)