614 Guru Ditenggat 10 Hari

2 September 2009 Berita Pendidikan


Sebanyak 614 guru yang mengikuti uji portofolio sertifikasi guru di Rayon 13 harus melengkapi berbagai syarat. Panitia Sertifikasi Guru (PSG) memberikan tenggat 10 hari bagi mereka untuk melengkapi berkas. Adapun hasil sertifikasi guru bisa diakses akhir September.

"Mereka masuk kategori melengkapi administrasi dan melengkapi substansi. Apabila gagal, mereka dinyatakan tidak lulus dan langsung mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) awal Oktober nanti," kata Sekretaris PSG Rayon 13 Prof Dr Sajidan MSi di FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, kemarin.

Hasil tersebut juga disampaikan ke perwakilan dinas pendidikan dari sembilan kabupaten/ kota dalam jangkauan Rayon 13. Secara terperinci, guru yang masuk kategori melengkapi administrasi 278 orang, sedangkan kategori melengkapi substansi 336 orang.

Kelengkapan administrasi termasuk legalisasi SK atau ijazah. Atau, masih ada penilaian atasan yang kosong. Untuk melengkapi substansi, peserta masih mendapat kesempatan menambahkan sertifikat atau karya tulis yang belum disertakan.

Empat Tahap

"Nilai peserta yang masuk kategori melengkapi substansi berada pada kisaran 841-849. Padahal, nilai minimal kelulusan 850. Jika masih memiliki sertifikat atau karya tulis yang belum masuk, mereka bisa mengusulkannya," katanya.

Selain itu, nilai kelengkapan substansi bisa ditambah dari surat keterangan membimbing siswa berprestasi atau memenangi lomba kinerja guru atau guru berprestasi. Seluruh kelengkapan diterima paling lambat Kamis (10/9) pukul 15: 00.

"Setelah 10 September, kami membutuhkan waktu dua-tiga hari untuk mengecek ulang. Setelah beres, bisa segera kami kirim ke Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) Pusat Departemen Pendidikan Nasional untuk clearance, ujar Pembantu Dekan I FKIP UNS itu.

Bila proses di KSG selesai, hasilnya akan dikirim ke PSG masing-masing untuk diumumkan. Peserta di Rayon 13, kata dia, bisa mengakses melalui situs resmi http://fkip.uns. ac.id, sekitar akhir September.

"Peserta yang dinyatakan tidak lulus akan mengikuti PLPG mulai 1 Oktober. Peserta kelak dibagi dalam empat tahap pelaksanaan," ujar dia.

Kuota 2009 kali ini diikuti 7.672 guru dibawah Dinas Pendidikan Nasional dan 1.080 guru di bawah Departemen Agama. Mereka berasal dari Surakarta, Sragen, Boyolali, Blora, Grobogan, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, dan Purbalingga. (J6-53)

Sumber: Suaramerdeka.Com