6.857 Siswa Jakbar Dapat Beasiswa Pendidikan

17 Desember 2009 Berita Pendidikan


BERITAJAKARTA.COM Perhatian Pemprov DKI terhadap keberlangsungan pelajar dalam mengenyam pendidikan terbilang cukup tinggi. Di Jakarta Barat saja, sepanjang tahun 2009 tak kurang 6.857 siswa SMA dari keluarga tidak mampu telah diberikan beasiswa. Sedangkan sisanya sebanyak 7.022 siswa, diharapkan pada tahun 2010 mendatang sudah tercover bantuan dari Pemprov DKI tersebut.

Kasudin Dikmen Jakarta Barat, Abdul Hamid Saleh, menuturkan, 6.857 siswa yang mendapatkan beasiswa terdiri dari, 6.363 siswa merupakan penerima Beasiswa Khusus Murid (BKM). Sedangkan sebanyak 494 siswa merupakan penerima beasiswa Rawan Putus Sekolah (RPS).

Berdasarkan data Sudin Dikmen Jakarta Barat, dari 230 sekolah tingkat menengah yang ada, sebanyak 13.879 siswa masuk katagori miskin dan sejauh ini baru sebanyak 6.857 siswa yang telah mendapatkan beasiswa. Sisanya mudah-mudahan tahun 2010 bisa mendapat bantuan dari APBD DKI, ujarnya, Rabu (16/12)

Abdul Hamid menambahkan, 7.022 siswa yang belum tertangani beasiswa saat ini telah diusulkan agar bisa mendapatkan bantuan itu tahun 2010 nanti, lewat usulan penambahan kuota penerima bantuan RPS sebesar 100 persen dari seluruh siswa RPS yang terdata yakni sebanyak 854 siswa.

Hamid menyebutkan, awal bulan ini pihaknya juga telah menyalurkan bantuan RPS kepada 494 siswa di 230 sekolah di Jakarta Barat, dengan nilai bantuan sebesar Rp 240 ribu per siswa perbulan atau sebesar Rp 2.880.000 per siswa per tahun.

"Bantuan RPS digunakan untuk biaya pendidikan. Jadi pengelolaan uang melalui sekolah yang bersangkutan, dan bila biaya pendidikan siswa telah terpenuhi sisanya diberikan ke siswa masing-masing," paparnya.

Hamid menambahkan, umumnya penerima bantuan RPS adalah siswa yang bersekolah di sekolah swasta. Sedangkan untuk siswa di sekolah negeri terbilang sedikit.

Tahun ini penerima bantuan itu disalurkan kepada 160 siswa SMA dan 334 siswa SMK, dari jumlah total 230. 26 sekolah yang menerima adalah negeri. Sedangkan selebihnya sebanyak 204 sekolah swasta, rincinya.

Hamid menjelaskan, penerima bantuan beasiswa yang diberikan merupakan siswa miskin yang telah memenuhi kriteria dan belum mendapat bantuan pendidikan lain. Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa itu, siswa diharuskan memiliki kartu Gakin atau keterangan miskin yang difotokopi dan dilegalisir lurah dan camat. Selain itu, fotokopi KTP dan kartu keluarga (KK) orangtua/wali, surat permohonan beasiswa dari orangtua/wali siswa yang ditujukan kepada Kasudin Dikmen Jakarta Barat, serta surat pengantar dari sekolah kepada Kasudin Dikmen Jakarta Barat.

"Untuk pengajuannya, kita percayakan kepada Kepala sekolah yang bersangkutan dengan pemeriksaan yang ketat agar tidak ada kecurangan," tegasnya.

Reporter: furqon
Sumber: beritajakarta.com