494 Siswa di Jakbar Dapat Beasiswa

2 Desember 2009 Berita Pendidikan


BERITAJAKARTA.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat memiliki komitmen yang tinggi untuk menekan siswa putus sekolah. Buktinya, untuk meminimalisir angka putus sekolah, Sudin Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakbar memberikan bantuan biaya pendidikan berupa beasiswa rawan putus sekolah (RPS) kepada 494 siswa SMA/SMK se-Jakarta Barat.

Setiap siswa mendapatkan bantuan sebesar Rp 240 ribu per bulan. Sehingga selama setahun, setiap siswa memperoleh bantuan senilai Rp 2.880.000.

Bantuan pendidikan bagi ratusan siswa SMA/SMK negeri dan swasta ini merupakan program Sudin Dikmen Jakbar tahun 2009. Program tersebut dalam rangka melaksanakan amanat dari Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta yang dimulai sejak 2007-2012.

Program ini bertujuan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan meningkatkan mutu pendidikan. Wujud dari program ini adalah memberikan bantuan biaya pendidikan berupa beasiswa RPS kepada siswa SMA/SMK yang berasal dari keluarga tak mampu. Sehingga, mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di sekolahnya dengan baik," ujar Abdul Hamid, Kepala Suku Dinas Dikmen Jakarta Barat, saat memberikan bantuan beasiswa di SMA/SMK Cengkareng 1, Selasa (1/12).

Berdasarkan data Sudin Dikmen Jakarta Barat, saat ini masih terdapat 13.788 siswa dari keluarga tak mampu, atau 18,9 persen dari total siswa SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Jakarta Barat. "Bantuan beasiswa RPS ini juga bertujuan menyukseskan program Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menuntaskan Rintisan Wajib Belajar 12 tahun," jelas Hamid.

Siswa yang mendapatkan beasiswa RPS itu adalah yang telah memenuhi syarat dan ketentuan. Antara lain, harus menyertakan surat pernyataan dari orangtua/wali siswa bahwa yang bersangkutan belum pernah mendapat beasiswa dari manapun untuk tahun 2009/2010.

Kemudian memiliki kartu miskin yang difotokopi dan dilegalisir lurah dan camat atau surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan setempat. Selain itu, fotokopi KTP dan kartu keluarga (KK) orangtua/wali, surat permohonan beasiswa dari orangtua/wali siswa yang ditujukan kepada Kasudin Dikmen Jakarta Barat, serta surat pengantar dari sekolah kepada Kasudin Dikmen Jakarta Barat.

Asisten Kesejahteraan Masyarakat Jakarta Barat, Firdaus Mansur, menyambut positif pemberian beasiswa RPS dari Sudin Dikmen tersebut. Menurutnya, bantuan tersebut sebagai upaya pelaksanaan RPJMD yang berkaitan dengan program pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi siswa SMA/SMK dari keluarga tidak mampu.

Firdaus berpesan agar beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya serta dapat dipergunakan untuk operasional sekolah.

Selain itu, kepala sekolah juga berkewajiban memberitahukan kepada orangtua siswa bahwa anaknya mendapat beasiswa RPS. Kepada orangtua dan penerima beasiswa, dia mengingatkan agar beasiswa tersebut tidak diperkenankan untuk kebutuhan orangtua siswa di luar pembiayaan pendidikan.

Kepada siswa pun diminta lebih rajin melaksanakan tugas-tugas belajar yang diberikan, berkepribadian terpuji, serta tidak melakukan perbuatan tercela. "Siswa penerima beasiswa ini seyogyanya mempertahankan atau meningkatkan prestasi belajarnya dan patuh pada tata tertib sekolah," pintanya.

Reporter: purwoko
Sumber: beritajakarta.com