40 SMA Diubah Jadi SMK

21 Juni 2010 Berita Pendidikan


Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan Nasional, Joko Sutrisno, mengungkapkan, konsekuensi dari peningkatan jumlah siswa SMK antara lain adalah penambahan ruang kelas atau sekolah dan penambahan tenaga pendidik, serta konversi SMA ke SMK.

Joko menjelaskan, konversi SMA ke SMK ditempuh karena SMA sedikit peminatnya sehingga harus diubah statusnya menjadi SMK. Saat ini, di Indonesia terdapat 40 SMA dalam proses berubah menjadi SMK.

Program keahlian yang disediakan SMK itu antara lain bisnis dan manajemen, dan teknologi informasi. "Pengadaan program keahlian ini karena biayanya lebih dan peralatan praktiknya sudah tersedia," kata Joko di Jakarta, Rabu (16/6/2010).

Sementara itu, penambahan 5.000 tenaga pendidik bukan hanya dari lembaga pendidikan, tetapi juga nonpendidik seperti profesional dan mahasiswa yang melakukan praktik kerja selama 6 bulan. Selain itu, guru SMK juga bukan dari disiplin SMK, tapi dari ilmu murni yang kemudian dilatih menjadi tenaga pendidik.

Diberitakan sebelumnya, calon siswa sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) di Jakarta tahun 2010 ini meningkat sekitar 360 orang. Hal itu terjadi karena sejumlah SMKN menambah program keahlian di antaranya teknologi informasi. Tahun ini, jumlah siswa SMK diperkirakan oleh Joko mencapai 1,5 juta siswa.

sumber: kompas.com